LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Begini cara Bupati Anas bersihkan sungai di Banyuwangi

Bupati Anas mengatakan, menjadikan sungai sebagai elemen penting dari sebuah daerah bukanlah hal yang mudah. Upaya itu membutuhkan waktu, mengingat budaya masyarakat yang masih menjadikan sungai sebagai pembuangan limbah. Festival pun dipilih Anas sebagai salah satu cara untuk menyelamatkan sungai.

2017-06-28 09:10:00
Abdullah Azwar Anas
Advertisement

Pemkab Banyuwangi kembali mengangkat tema sungai dalam ajang wisata Banyuwangi Festival. Pada tahun 2017 ini, Bumi Blambangan kembali menggelar Festival Kali Bersih. Ini adalah sebuah festival yang ingin menjadikan sungai sebagai bagian penting wajah daerah. Kali dalam bahasa setempat berarti sungai.

Mengawali Festival Bupati Anas menyusuri sungai yang nampak bersih menggunakan perahu. Anas juga menebarkan benih ikan nila merah sebanyak 5.000 ekor ke dalam sungai yang juga telah disulap cantik dengan warna warni di sepanjang plengsengannya.

Bupati Anas mengatakan, menjadikan sungai sebagai elemen penting dari sebuah daerah bukanlah hal yang mudah. Upaya itu membutuhkan waktu, mengingat budaya masyarakat yang masih menjadikan sungai sebagai pembuangan limbah. Festival pun dipilih Anas sebagai salah satu cara, karena sifat festival yang identik dengan hal menyenangkan, dan diharapkan bisa menggerakkan masyarakat untuk berpartisipasi. Dengan menggelar festival ini sungai menjadi bersih bahkan dipercantik.

Bupati Azwar Anas tebar benih ikan di sungai ©2017 Merdeka.com

Sejumlah dam di Banyuwangi pun mulai bersolek lewat program Banyuwangi Berwarna. Dam dan pintu air dicat menarik yang akhirnya mulai berubah menjadi destinasi wisata baru. Di antaranya Dam Gembleng, Srono, Dam BLC Cluring, dan Dam Setail Genteng. Selain dam, Banyuwangi juga telah mempercantik sungai yang melintasi kotanya, di antaranya Sungai Lo.

Menurut Anas, kebersihan sungai punya andil dalam menentukan daya saing wisata. Kebersihan sungai juga berpengaruh pada banyaknya sampah yang mengotori laut. Wisatawan sangat menikmati daerah yang lingkungannya bersih, termasuk sungainya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Banyuwangi, Chusnul Chotimah menambahkan, upaya lain dari pemkab untuk mengurangi budaya buang sampah di sungai adalah menyediakan lahan di darat untuk tempat pembuangan sampah.

"Di desa banyak sampah organiknya, apabila diolah bisa bermanfaat untuk pertanian. Inilah salah satu program yang akan dikelola TPA tingkat desa. SKita juga ada program edukasi untuk anak anak sekolah TK dan SD untuk buang sampah pada tempatnya," pungkas Khusnul.

Advertisement
(mdk/hhw)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.