BBM keluarga, Yoyok ngaku seharusnya tak terbang ke Singapura
"Kata bulik Sri (ibunda Yoyok) harusnya dia libur. Namun mungkin saja dia masuk menggantikan temannya," kata Agus.
Wismoyo Arie Prambudi alias Yoyok, Flight Attendant (pramugara) AirAsia QZ 8501 yang hilang kontak, sejak Minggu (28/12/) kemarin sempat menghubungi keluarganya di Klaten melalui BlackBerry Messenger (BBM). Sebelum terbang Yoyok bahkan sempat mengganti display picture (DP) pada BlackBerry pribadinya.
"Yoyok terakhir mengontak kami pada Sabtu siang (27/12). Ia sempat BBM dan ganti DP, selepas makan di sebuah restoran. Pada hari itu seharusnya Yoyok tidak pergi ke Singapura," ujar Agus Riyanta kerabat dekat Yoyok, kepada wartawan, Senin (28/12).
Lebih lanjut Agus mengemukakan, Yoyok pernah menghubungi ibunya (Sri Sumingsri) jika sebenarnya dia libur di hari itu.
"Kata bulik Sri (ibunda Yoyok) harusnya dia libur. Namun mungkin saja dia masuk menggantikan temannya. Biasanya dia juga tidak pernah terbang ke Singapura, tapi ke Malaysia atau Thailand," katanya.
Informasi mengenai hilangnya pesawat yang ditumpangi Yoyok, kata Agus, pertama kali diketahui melalui siaran televisi. Dia mendengar anchor (penyiar) menyebut nama sepupunya itu hilang kontak bersama pesawat Air Asia QZ 8501.
"Saat saya tahu informasi itu, saya langsung telepon bulik. Tapi bulik Sri bilang Yoyok libur, tapi kok namanya disebut di televisi. Saya coba menelepon ke nomor handphonenya, tapi tidak berhasil," pungkasnya.
Baca juga:
Ibunda Wismoyo, pramugara AirAsia shock dan terkulai lemas
Duka Natasia, seluruh keluarganya hilang bersama AirAsia
7 Pesawat ini terbang bersama AirAsia QZ8501 yang hilang
Kesabaran kerabat penumpang menanti kabar AirAsia
Saat akan pindah jalur, di atas AirAsia ada pesawat Garuda
Basuri perintahkan camat dan kades ikut cari AirAsia yang hilang