Bazar kuliner Turki bantu biaya pesantren di Banda Aceh
Pondok Pesantren Tahfidzul Quran Sulaimaniyah, Aceh menggelar bazar amal sejak Jumat 14-16 April 2017 di Taman Sari (Bustanussalatin). Hasil bazar ini nantinya untuk membiaya 4 pesantren yang ada di Banda Aceh.
Pondok Pesantren Tahfidzul Quran Sulaimaniyah, Aceh menggelar bazar amal sejak Jumat 14-16 April 2017 di Taman Sari (Bustanussalatin). Hasil bazar ini nantinya untuk membiayai 4 pesantren yang ada di Banda Aceh.
Ada beraneka kuliner khas Turki tersedia di lokasi bazar, seperti kebab, es krim, manisan dan sejumlah makanan lainnya. Semua bahan baku dikirim oleh dermawan yang ada di Turki.
Selain itu, di lokasi bazar menjual minyak zaitun, teh, kopi arabika, semua berasal dari Turki. Ada juga peci merah bulat khas Turki, pakaian gamis dan sejumlah aksesoris lainnya.
"Ini bazar yang kedua, tahun lalu sukses kita selenggarakan, jadi kita selenggarakan kembali tahun ini selama tiga hari," kata pimpinan pesantren Sulaimaniyah, Aceh Abi Tajuddin Ince, Jumat (14/4) di Banda Aceh.
Katanya, semua barang dan bahan baku langsung diimpor dari Turki. Semua hasil bazar ini nantinya akan dipergunakan untuk biaya pendidikan santri-santri di Pesantren Sulaimaniyah.
Total santri di Banda Aceh ada 230 santri yang tersebar di empat tempat, yaitu di Punge, Peuniti, Darussalam di Kota Banda Aceh dan satu lagi di Blang Bintang, Aceh Besar.
"Di sini ada makanan, ada manisan, es krim, ada kaligrafi, pakaian, lengkaplah. Di sini khas Turki semua, meski ada kita sediakan juga makanan Aceh," sebutnya.
Menyangkut dengan harga, Abi Tajuddin Ince mengaku tidak disamakan dengan harga di Turki. Bila disamakan, maka kurs rupiah akan sangat mahal sehingga tidak terjangkau untuk dibeli oleh masyarakat umum.
"Karena kita ini semua disumbang, jadi kita jual lebih murah, supaya bisa makan semuanya," jelasnya.
Bazar ini dibuka langsung oleh Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal. Usai membuka acara, Illiza mengelilingi stan yang menjual beraneka ragam kuliner dan barang lainnya.
Baca juga:
Cahaya surga di pesantren Sulaimaniyah
Jokowi: Islam yang Rahmatan lil Alamin itu hormati perbedaan
Ulama minta Jokowi selesaikan masalah bangsa tak pakai cara politik
Ke Ponpes Tebuireng, Dubes AS terkesan sambutan ramah para santri
JBMI undang Jokowi hadiri Silatnas, ajak menginap di pesantren