Bayi umur 3 hari ditemukan di semak-semak dekat kontrakan
Bayi tersebut ditemukan warga usai pulang dari pasar.
Seorang bayi perempuan ditemukan warga di semak-semak dekat Desa Kebaharan Dukuh, Kelurahan Lopang, Kota Serang, Banten. Diduga bayi tersebut dibuang lantaran orangtua tak mampu merawat.
Bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Abu Khoiri (49) sepulang dari Pasar Induk Rau. Abu terkejut mendengar tangis bayi di semak-semak tak jauh dari rumah kontrakannya.
Abu langsung mendekati sumber tangisan bayi tersebut. Dia menemukan bayi terbungkus kain hitam di semak-semak tak jauh dari pintu masuk rumah kontrakannya. Saat ditemukan, kondisi sang bayi sehat dan tali pusar bayi masih belum terputus, diperkirakan bayi masi berumur 3 hari.
Setelah menemukan, Abu langsung memberitahu tetangga kontrakan. Mereka kemudian melaporkan ke polisi.
Kapolsek Serang, Kompol Irwanda membenarkan penemuan bayi tersebut. Pihaknya hingga kini masih menyelidiki siapa pelaku yang membuang bayi tersebut. Kapolsek menduga kuat, bayi malang tersebut sengaja dibuang di sekitar rumah warga, dengan harapan ada yang mau merawatnya.
"Ada dugaan orangtua si bayi berasal dari keluarga tidak mampu, sehingga tega membuang dengan harapan ada yang merawatnya. Kalau bayi hasil hubungan, biasanya dibuang di sembarang tempat. Alhamdulillah di rumah sakit, banyak perawat yang ingin merawat si bayi," kata Kapolsek, Jumat (22/1).
Saat ini, bayi malang tersebut masih mendapat perawatan petugas RS dr Drajat Prawiranegara, Serang.(mdk/cob)