LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Bayi dibuang di mobil pikap di Buleleng langsung diadopsi

Bayi itu diadopsi seorang guru setempat bernama Maria.

2016-06-03 19:09:27
Bayi Dibuang
Advertisement

Pasar malam di Sawan, Buleleng, Bali mendadak heboh. Tidak hanya pengunjung pasar, bahkan pedagang pun rela meninggalkan dagangannya. Penyebabnya ada bayi mungil ditemukan di sebuah mobil pikap terparkir di pinggir jalan.

Bayi berjenis kelamin laki-laki itu memiliki dengan panjang 42 sentimeter, dan berat 2,4 kilogram. Dia ditemukan mengenakan popok dan sejumlah pakaian bayi.

Berdasarkan informasi dihimpun di Mapolsek Sawan, awalnya seorang warga setempat bernama Nyoman Somarini (55), yang saat itu hendak berjualan mendengar suara tangisan bayi. Bayi itu ada di atas mobil pikap berpelat nomor DK 4971 UX yang mengangkut sayuran.

Somarini yang merasa takut lantas memanggil para pedagang lain. Mereka kemudian bersama-sama membuka terpal, dan akhirnya melihat bayi laki-laki diduga baru lahir dalam kondisi sehat dan normal. Lantaran mereka kasihan, bayi itu dibawa ke Bidan Desa Menyali.

Kapolsek Sawan, AKP. Made Mustiada mengatakan, polisi yang menerima informasi penemuan bayi langsung menuju ke TKP. Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan.

"Kami masih terus melakukan penyelidikan untuk mengetahui siapa orang tua dari bayi ini, dan apa motif dari kejadian ini, hingga tega membuang bayinya ini," kata Mustiada, di Mapolsek Sawan, Jumat (3/6).

Kini, lanjut Mustiada, bayi malang itu diadopsi oleh Maria (36), seorang guru di SDN 2 Desa Alasangker. Namun, proses adopsi akan diserahkan sepenuhnya oleh pihak terkait.

"Mereka bersedia dan berkeinginan untuk adopsi bayi itu, karena sudah selama 12 tahun menikah belum memiliki keturunan. Saat ini bayi tersebut masih dibawa ke rumah sakit bersama-sama dengan Departemen Sosial," tutup Mustiada.(mdk/ary)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.