Bawa senjata api, Heldy Rozadi dibekuk di Bandara Soekarno-Hatta
Awalnya penumpang tersebut berkelit saat tas atau koper yang dibawanya akan diperiksa di security check point.
Petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Internasional Soekarno-Hatta menggagalkan upaya penyelundupan senjata api yang dibawa oleh seorang penumpang yang hendak menuju ke Padang, Sumatera. Awalnya penumpang tersebut berkelit saat tas atau koper yang dibawanya akan diperiksa di security check point Terminal 1B, Bandara Internasional Soekarno-Hatta, sekitar pukul 18.00 WIB.
Ketika ingin diperiksa ulang, pemilik tersebut terus berkelit dari pemeriksaan. Diketahui pemilik tas tersebut bernama Heldy Rozadi asal Manggopoh, Padang, kelahiran 1963.
Setelah diperiksa, senjata api tersebut terlihat dengan jelas dalam scanner petugas. Melihat hal tersebut petugas Supervisor Avsec, Rina Nurmala Dewi langsung meminta kepada pemiliki tas membuka isi kopernya.
Setelah petugas menemukan sepucuk senjata api dan diketahui tanpa dokumen, Heldy langsung ditahan oleh kedua orang petugas lainnya yakni Waly B dan Yosaf F kemudian diteruskan ke pihak kepolisian.
"Penumpang dengan nomor penerbangan JT 356 tujuan Padang berinisial HR kita amankan karena petugas Avsec mendeteksi adanya benda yang dibawa menyerupai senjata api," kata Manajer Humas dan Protokoler Bandara Internasional Soekarno-Hatta Yudis Tiawan.
Adapun barang bukti tersebut termasuk tas kopernya dan pemiliknya diserahkan ke petugas Polres Metro Bandara Soekarno-Hatta. "Penyelidikan diserahkan kepada petugas Polres Bandara sesuai dengan peraturan yang ada," terangnya.(mdk/dan)