Bawa celurit ke sekolah, siswa SMK di Bekasi dicokok polisi
RA terjatuh dari sepeda motor saat polisi melihat ada senjata di tasnya, diduga untuk tawuran.
Seorang pelajar kelas 1 SMK Negeri di Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, terpaksa digelandang ke kantor Polsek setempat, kemarin. Pasalnya, pelajar berinisial RA (15) membawa tiga senjata tajam di dalam tasnya. Diduga, senjata itu dipakai untuk tawuran.
Kasubag Humas Polresta Bekasi, AKP Endang Longla, mengatakan, pelajar tersebut diketahui membawa senjata tajam usai terjatuh dari sepeda motornya. Polisi yang menolong RA melihat celurit dan langsung menangkapnya.
"Dia tidak apa-apa, namun ketika diperiksa ada benda mencurigakan di dalam tas," kata Endang, Sabtu (10/9).
Karena itu, polisi melakukan penggeledahan. Benar saja, di dalam tas RA membawa tiga senjata tajam berupa celurit dan golok. Diduga, senjata itu digunakan untuk tawuran pelajar.
"Dia (RA) langsung dibawa ke kantor polsek setempat untuk dimintai keterangan terkait senjata yang dibawanya," tutur Endang.
Menurut Endang, RA kini masih diperiksa intensif oleh penyidik. Belum ada penetapan tersangka dalam peristiwa itu. Namun, RA terancam dijerat dengan undang-undang darurat.