Basarnas perbaiki manajemen informasi internal
Selama misi pencarian yang dilakukan Basarnas, informasi berbeda disampaikan pejabat terkait kecelakaan Sukhoi.
Kepala Badan SAR Nasional Marsekal Madya Daryatmo mengakui adanya ketidaksamaan informasi dari petinggi Basarnas kepada wartawan pada kecelakaan Pesawat Sukhoi Superjet 100 di Gunung Salak.
"Iya memang kemarin sempat terjadi. Namanya manusia pasti ada kesalahan. Dan kita sudah bicarakan itu," kata Daryatmo kepada wartawan di gedung Antara, Jakarta, Selasa (12/6).
Agar kejadian tidak terulang lagi di kemudian hari, Daryatmo terus melakukan pembinaan ke dalam kepengurusan Basarnas terkait penyampaian informasi bila terjadi suatu peristiwa yang melibatkan peran Basarnas.
Hal itu mengingat pentingnya kebenaran informasi yang harus disampaikan ke masyarakat. Dan juga agar masyarakat tidak bingung dengan pemberitaan. "Kita lakukan terus pembinaan kedalam, agar kejadian tidak terulang lagi," terang Daryatmo.(mdk/bal)