Basarnas Evakuasi Lansia Sakit Terjebak Banjir di Samarinda
Banjir di Samarinda sudah berlangsung sejak 18 Oktober 2021 lalu dan meluas ke 7 kelurahan di 2 kecamatan. Warga korban banjir terus memerlukan bantuan evakuasi.
Basarnas menerjunkan tim penyelamat ke lokasi banjir di Samarinda, Kalimantan Timur. Satu orang wanita lansia berhasil dievakuasi sore ini. Banjir di Samarinda sudah berlangsung sejak 18 Oktober 2021 lalu dan meluas ke 7 kelurahan di 2 kecamatan. Warga korban banjir terus memerlukan bantuan evakuasi.
"Kami menggerakkan tim rescue Basarnas unit siaga SAR Samarinda, ke lokasi banjir untuk membantu proses evakuasi," kata Kepala Basarnas Kelas A Balikpapan Melkianus Kotta, Kamis (21/10).
Melkianus menerangkan dari koordinasi BPBD Kota Samarinda, tidak ada korban jiwa dari bencana banjir sampai hari ini. Kendati demikian warga memerlukan bantuan evakuasi.
"Tujuan Basarnas di antaranya ke Jalan Pemuda di kecamatan Sungai Pinang. Penyampaian BPBD, bahwa warga memerlukan bantuan evakuasi ke tempat lebih aman," ujar Melkianus.
Sekitar pukul 15.30 Wita, tim Basarnas bersama SAR gabungan lainnya berhasil mengevakuasi wanita lansia di kawasan Jalan Pemuda Kelurahan Temindung Permai.
"Ibu itu sakit, kami bantu evakuasi ke tempat yang lebih aman. Penanganan berikutnya kita serahkan ke keluarganya," kata Koordinator Basarnas Unit Siaga SAR Samarinda Adi Wibowo dikonfirmasi merdeka.com
Hingga sore ini, warga terdampak banjir hingga 1 meter kembali bertambah menjadi lebih 12.000 jiwa dari 9.861 jiwa pada pagi tadi. Permukiman terendam kembali bertambah di kecamatan Sungai Pinang yakni kelurahan Bandara.
"12.778 jiwa terdampak banjir ini ada di 94 RT di 7 kelurahan di 2 kecamatan. Total sementara warga terdampak banjir 3.606 KK atau sekitar 12.778 jiwa," kata Koordinator Relawan Kemanusiaan Info Taruna Samarinda (ITS) Joko Iswanto yang juga dikonfirmasi terpisah.
Baca juga:
Banjir di Samarinda Meluas, Aktivitas Perekonomian Terganggu
4.000 Warga Samarinda Terdampak Banjir Imbas Luapan Sungai Mumus
Warga Sebut Samarinda Tidak Layak Huni Gara-Gara Banjir Semakin Parah
Hujan Deras Selama Dua Jam, Kota Samarinda Dikepung 50 Titik Banjir
Banjir Bercampur Lumpur Hingga 1 Meter Terjang SMPN 24 di Samarinda