LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Basarnas Balikpapan bertolak ke Palu, bawa cadangan BBM untuk operasi SAR

Tim Basarnas Balikpapan, juga membawa keperluan SAR lainnya, seperti air minum hingga tenda dan emergency lighting. "Karenw di sana, semua beketerbatasan untuk semua yang diperlukan di lapangan," terang Gusti.

2018-09-30 06:36:00
Gempa Palu
Advertisement

Basarnas Kelas A Balikpapan, Kalimantan Timur, dini hari ini bertolak ke Palu, Sulawesi Tengah dengan misi kemanusiaan. Tidak hanya tim dari beragam unsur SAR, mereka juga membawa bahan bakar minyak (BBM), untuk keperluan operasi SAR. Pagi ini, diperkirakan tiba di Palu.

Keberangkatan Basarnas Balikpapan, membawa 15 rescuer dan 13 ABK, serta 25 orang unsur SAR lain, menggunakan kapal negara (KN) SAR Wisanggeni, dari pelabuhan Somber, Balikpapan.

"Arahan dari direktur operasional Basarnas di sana (Palu) keterbatasan BBM. Anggota Basarnas terkendala BBM. Jadi, Wisanggeni supaya membaaa BBM, agar operasi SAR bisa lancar," kata Kepala Basarnas Balikpapan, Gusti Anwar Mulyadi, dalam keterangan, Minggu (30/9) dini hari.

Advertisement

Gusti menerangkan, tim SAR lain yang ikut bergabung ke Palu, adalah 5 tenaga medis dari RSUD Kanudjoso Djatiwibowo Balikpapan. Dimana, 3 orang diantaranya adalah dokter. "Kita dibantu teman-teman dokter. Otomatis, mereka sudah paham, apa yang perlu dipersiapkan, dan diperlukan pascagempa," ujar Gusti.

"Soal waktu operasi di Palu, sesuai komando dari apa yang diarahkan (kantor pusat Basarnas). Tim rescuer (Basarnas) membantu teman-teman BPBD. Kita di BKO-kan dari segi rescue," ungkap Gusti.

Tim Basarnas Balikpapan, juga membawa keperluan SAR lainnya, seperti air minum hingga tenda dan emergency lighting. "Karenw di sana, semua beketerbatasan untuk semua yang diperlukan di lapangan," terang Gusti.

Advertisement

Diketahui, gempa yang kemudian diikuti tsunami, meluluhlantakkan Donggala dan Palu, di Sulawesi Tengah, Jumat (28/9) sore. Tercatat, tidak kurang 400 orang meninggal dunia, dan sekitar 500 orang mengalami luka-luka.

Baca juga:
Batal hadiri jalan sehat di Solo, Jokowi doa bersama buat korban gempa Palu
Penari & atlet paralayang pengisi acara Festival Pesona Palu belum ditemukan
Pertamina tambah pasokan BBM 245.000 liter di Palu dan Donggala
Perekonomian Palu lumpuh total dan BBM langka pasca gempa di Donggala
JK instruksikan PMI Pusat kirim 2 helikopter ke lokasi gempa Palu
Bandara Palu mulai dibuka untuk penerbangan komersil
Pasca gempa, warga Palu berebut BBM di SPBU tak dijaga petugas

(mdk/rhm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.