Basarnas: Alat buat cari AirAsia di bawah air sudah lengkap
Di hari ke-10 pencarian, tim gabungan memfokuskan pencarian bangkai pesawat yang diprediksi berada di area barat.
Pencarian pesawat AirAsia QZ8501 yang jatuh di Selat Karimata, Kalimantan Tengah, terus dilakukan. Di hari ke-10 pencarian, tim gabungan memfokuskan pencarian bangkai pesawat yang diprediksi berada di area barat.
Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya FH Bambang Soelistyo mengatakan sebelum melakukan pencarian di daerah prioritas, pihaknya telah menyiapkan alat yang dibutuhkan.
"Seluruh alat, sistem yang kita butuhkan sudah ada untuk mencari benda di bawah air. Semuanya sudah ada di daerah operasi," kata Soelistyo saat memberikan keterangan persnya di kantor Basarnas, Jakarta, Selasa (6/1).
Menurut pengakuannya, tim penyelamat tidak kekurangan kelengkapan alat. Saat ini, pihaknya hanya tinggal memfokuskan lokasi pencarian pesawat nahas itu.
"Tidak ada lagi kita kekurangan alat, sistem mulai 2 hari ini. Kekuatan, alat dan sistem ada. Tinggal bagaimana kita lakukan pencarian itu," tegasnya.
Baca juga:
Tim KNKT mulai identifikasi serpihan AirAsia di Pangkalanbun
Ketua DPRD Rohil ajak warga doakan korban AirAsia QZ8501
Izin terbang AirAsia QZ8501 masih jadi misteri
AirAsia terbang ilegal, Komisi V DPR bakal evaluasi kerja Jonan
Salahkan AirAsia QZ8501 terbang ilegal, Kemenhub diserang balik
Karut marut nasib asuransi korban AirAsia QZ8501
AS terbitkan travel warning, reaksi 'memanas' di Surabaya