Baru selesai dibangun, rumah Kabul rusak diterjang puting beliung
Angin puting beliung, menurut Kabul, terjadi secara tiba-tiba dan langsung merusak sejumlah bangunan di Jalan Timoho, Kota Yogyakarta.
Angin puting beliung menerjang sejumlah wilayah di Kota Yogyakarta. Di antaranya menerjang wilayah Timoho, Kota Yogyakarta. Akibatnya sejumlah bangunan rumah rusak dan pohon tumbang karena terjangan angin puting beliung ini.
Seorang warga Timoho, Kabul (63) mengatakan angin puting beliung terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Angin puting beliung, menurut Kabul, terjadi secara tiba-tiba dan langsung merusak sejumlah bangunan di Jalan Timoho, Kota Yogyakarta.
"Kejadiannya tanpa dikira-kira. Dari arah barat muncul angin kayak tornado. Tahu-tahu rumah saya sudah rusak atapnya," ujar Kabul di rumahnya, Selasa (24/4).
Akibat terjangan angin puting beliung, rumah Kabul yang dijadikan Kabul Gallery dan warung makan mengalami kerusakan di bagian atap. Kabul mengaku kerugian yang dialaminya mencapai puluhan juta rupiah.
"Bangunan yang rusak baru saja saya bangun. Bangunan di lantai dua rusak. Untungnya tidak ada korban jiwa karena warung belum buka," ujar Kabul.
Kabul menambahkan bangunan galeri miliknya juga mengalami kerusakan. Selain itu atapnya juga rusak.
"Tadi angin puting beliungnya cukup lama. Hampir setengah jam. Saya saat itu sedang di dalam rumah. Enggak berani keluar karena anginnya mengerikan," urai Kabul.
Sementara itu, menurut seorang mahasiswa APMD yang kampusnya juga mengalami kerusakan akibat terjangan angin puting beliung, Tata, sejumlah pohon di kampusnya tumbang.
"Pohon di kampus tumbang. Tadi angin puting beliung suaranya kayak helikopter. Langitnya jadi gelap," ujar Tata.
Baca juga:
Pohon-pohon di kampus STPMD Yogyakarta tumbang disapu puting beliung
Merasa panas menyengat di Bali, ini penyebabnya menurut BMKG
Gelombang panas mematikan bakal sambangi Indonesia, ini kata BMKG
Indonesia dikenal panas, tapi 6 kotanya ada yang sejuk
Negara-negara ini suhunya lebih panas dari Indonesia