Baru 2 Jam Penyekatan, Belasan Kendaraan Diputarbalik di Pintu Tol Singosari
Puluhan kendaraan dari arah Surabaya diminta putar balik oleh polisi dalam operasi penyekatan di Pintu Keluar Tol Singosari, Kabupaten Malang. Selama pantauan, sekitar dua jam pertama penyekatan sebanyak 15 kendaraan diputarbalikkan kembali ke arah Surabaya.
Puluhan kendaraan dari arah Surabaya diminta putar balik oleh polisi dalam operasi penyekatan di Pintu Keluar Tol Singosari, Kabupaten Malang. Selama pantauan, sekitar dua jam pertama penyekatan sebanyak 15 kendaraan diputarbalikkan kembali ke arah Surabaya.
"Belasan kendaraan yang sudah diputarbalikkan termasuk satu bus," tegas Kapolssek Singosari AKP Octa Panjaitan di Pintu Keluar Tol Singosari, Kamis (6/5).
Petugas menggelar penyekatan terkait larangan mudik Lebaran 2021 yang diberlakukan Kamis (6/5) hingga Senin (17/5). Petugas bersiaga memeriksa semua kendaraan yang menuju ke Malang dari arah Surabaya.
Begitu melintasi pintu exit tol, pengemudi diminta menunjukkan surat tugas perjalanan dinas. Jika lolos kelengkapan, kendaraan dipersilakan melanjutkan perjalanan. Namun sebaliknya, jika tidak sesuai ketentuan harus putar balik sesuai rambu jalan yang sudah disiapkan.
Sejumlah mobil pelat luar kota diminta putar balik setelah tidak dapat menunjukkan kelengkapan. Beberapa mengaku bertugas ke Malang tetapi tidak dapat menunjukkan surat tugasnya.
Sementara itu, sebuah bus berpenumpang asal Jakarta diminta balik arah, karena tidak disertai stiker Kementerian Perhubungan. Sesuai ketentuan, bus yang beroperasi dibatasi dengan tanda stiker dari Kementerian Perhubungan.
"Kita sesuai dengan Kemenhub, apabila bus tidak disertai stiker kita putarbalikkan," tambah Octa.
Sementara itu, terminal Arjosari Kota Malang tampak sepi, tanpa terlihat hilir mudik calon penumpang. Hanya nampak beberapa orang yang berdiri di pintu keluar bus, serta para petugas Dishub.
Terminal yang luas tersebut hanya terlihat satu bus beroperasi di lajur patas antar kota. "Penumpangnya sepi, apalagi ada pembatasan mudik," kata Sutrisno, Petugas Kontrol Terminal PO Restu.
Kata Sutrisno, perusahannya hanya mengeluarkan 10 armada untuk jurusan Malang, Surabaya, Ponorogo. Armada yang beroperasi disertai stiker bertuliskan 'Angkutan AKDP Terbatas Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19' dari Kemenhub.
Perlu diketahui, wilayah Malang Raya, Pasuruan dan Probolinggo ditetapkan dalam satu rayon aglomerasi. Pos penyekatan disiagakan di setiap pintu exit tol yakni Lawang, Singosari, Madyopuro dan Pakis. Selain itu juga dilakukan penyekatan di perbatasan dengan kabupaten di luar rayon aglomerasi.
Baca juga:
Polisi Sebut Kepadatan di GT Cikarang Akibat Penyekatan Larangan Mudik Capai 8 Km
Kemacetan Panjang di Tol Cikupa Akibat Penyekatan Mudik
Polisi Putar Balik Puluhan Kendaraan Menuju Serang dan Merak
Puncak Arus Mudik Terjadi 30 April, 15.800 Kendaraan Melintasi Tol Solo-Ngawi
Bikin Macet, Pemeriksaan Kendaraan di Gerbang Tol Cikarang Barat Disetop Sementara
Nekat Mudik, Pengendara di Tol Cikupa Dipaksa Putar Balik