Bareskrim Polri ungkap penyelundupan 40 kg sabu dari Malaysia
Bareskrim Polri mengungkap penyelundupan sabu dari Malaysia seberat 40 kilogram, pada awal Oktober lalu. Penyelundupan sabu dari Malaysia ini mayoritas bukan melalui perairan Aceh lagi, namun bergeser ke Dumai.
Bareskrim Polri mengungkap penyelundupan sabu dari Malaysia seberat 40 kilogram, pada awal Oktober lalu. Penyelundupan sabu dari Malaysia ini mayoritas bukan melalui perairan Aceh lagi, namun bergeser ke Dumai.
"Rute masuk penyelundupan narkoba jenis sabu dari Malaysia yang semula melalui perairan Aceh, sekarang bergeser ke Dumai atau Bengkalis," kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Brigjen Pol Eko Daniyanto dalam keterangan tertulis, Jumat (19/10).
Eko menjelaskan, sabu yang masuk dari Dumai atau Bengkalis tersebut, untuk pasokan di wilayah Pekanbaru dan didistribusikan ke wilayah Sumatera serta Jawa.
"Sedangkan untuk wilayah Sumatera Utara melalui Tanjung Balai Asahan," jelasnya.
Berdasarkan data penanganan tindak pidana narkoba selama minggu ke-3 di bulan Oktober, jumlah kasus meningkat dari minggu sebelumnya yakni sebanyak 825 kasus di minggu kedua, dan 869 kasus di minggu ketiga.
"Untuk jumlah tersangka yang statusnya ditetapkan pada minggu ke-3 bulan Oktober berjumlah lebih dari 1.000 orang di seluruh Indonesia. Rinciannya itu bandar narkoba 37 tersangka, pengedar 567 tersangka," pungkasnya.
Baca juga:
Musnahkan 4,1 kg sabu, polisi klaim selamatkan 41 ribu warga Kalbar
Polisi sebut Berau jadi jalur penyelundupan sabu dari Malaysia, 20 pelaku ditangkap
Diupah Rp 6 juta, dua perempuan nekat bawa sabu dalam sandal
Bawa ganja 250 kg, dua orang dibekuk di Pelabuhan Bakauheni Lampung
BNN ungkap penyelundupan 14 Kg sabu dan 65 ribu ekstasi Malaysia
Polisi bakar 6 kg sabu asal China yang diselundupkan lewat Parepare