LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Bareskrim Polri Tangkap Pelaku Tambang Ilegal di Kaltim

Pipit tidak menyebutkan siapa dan kapan pelaku pertama ditangkap meskipun aksi dalam tambang ilegal di Kaltim mengandung unsur pidana.

2022-11-30 00:21:16
Tambang Ilegal
Advertisement

Polri menangkap pelaku kasus tambang ilegal di Kalimantan Timur (Kaltim). Pelaku tersebut merupakan orang yang pertama kali berhasil ditangkap.

"Ya pelaku pertamanya kan sudah kita tangkap," kata Dirtipider Bareskrim Polri, Brigjen Pipit Rismanto saat dihubungi, Selasa (29/11).

Pipit tidak menyebutkan siapa dan kapan pelaku pertama ditangkap meskipun aksinya mengandung unsur pidana.

Advertisement

"Yang jelas tindak pidananya sudah ada," tegas Pipit.

Pipit juga belum membeberkan kapan penetapan tersangka pelaku diumumkan. Polisi masih mendalami tindak pidana yang dilakukan pelaku.

"Nanti kalau sudah ada titik terang pasti kita informasikan," pungkas dia.

Advertisement

Polisi juga telah melayangkan panggilan terhadap Aiptu (Purn) Ismail Bolong untuk dimintai keterangan usai videonya viral. Pemanggilan polisi ditunda lantaran Ismail Bolong dikabarkan sakit.

"Yang bersangkutan alasannya sakit," kata Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dit Tipidter) Bareskrim.

Ketidakhadiran Ismail disampaikan kuasa hukum usai menerima langsung surat panggilan polisi. Namun Pipit mengaku belum berkomunikasi dengan kuasa hukum Ismail Bolong.

"Yang jelas lawyernya belum berhubungan dengan saya, tapi berhubungan dengan penyidik saya," imbuh dia.

Sebelumnya, video pengakuan Aiptu Ismail Bolong, mantan Anggota Satuan Intelkam Polresta Samarinda, Polda Kalimantan Timur tentang tambang ilegal beredar di media sosial. Dalam video, Ismail Bolong mengaku memberi uang koordinasi kepada Kepala Bareskrim Polri, Komjen Agus Andrianto.

Namun tiba-tiba, Ismail Bolong membuat video bantahan klarifikasi bahwa tidak pernah memberikan uang koordinasi kepada Kabareskrim Polri terkait tambang ilegal.

Bahkan, Ismail Bolong mengaku kaget videonya beredar. Menurutnya, itu merupakan video lama yang dibuat di bawah tekanan mantan Kepala Biro Paminal Divisi Propam, Brigjen Hendra Kurniawan.

(mdk/ray)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.