LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Banyak warga Solo menunggak iuran bulanan JKN KIS

Wali Kota Solo F.X Hadi Rudyatmo menyebut bahwa banyak warganya yang menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) tak bisa membayar iuran bulanan. Tak sedikit bahkan di antaranya menunggak hingga bertahun-tahun. Kondisi tersebut mengakibatkan integrasi JKN KIS menjadi terhambat.

2018-04-17 02:45:00
Kartu Indonesia Sehat
Advertisement

Wali Kota Solo F.X Hadi Rudyatmo menyebut bahwa banyak warganya yang menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) tak bisa membayar iuran bulanan. Tak sedikit bahkan di antaranya menunggak hingga bertahun-tahun. Kondisi tersebut mengakibatkan integrasi JKN KIS menjadi terhambat.

"Ternyata banyak yang nunggak, dulunya ikut mandiri, tetapi ternyata tidak bisa membayar iuran. Bahkan nunggaknya sudah bertahun-tahun. Tunggakan itu harus dilunasi dulu, baru bisa diintergrasikan," ujar Rudy, sapaan akrab Wali Kota Solo usai membagikan kartu JKN KIS kepada warga Solo di Pendapi Gede Balai Kota Solo, Senin (16/4).

Menurut Rudy meskipun banyak masyarakat yang mampu sekalipun, tetap akan mengalami kesulitan dalam masalah pendidikan dan kesehatan. Besaran iuran JKN KIS mandiri untuk satu KK perbulan lebih dari Rp 125 ribu, dinilainya memberatkan warga berpenghasilan rendah.

Advertisement

"Solusinya, mereka harus melunasi dahulu. Yang jelas Pemkot tidak bisa take over (membayar tunggakan), jadi salah kaprah kalau Pemkot Solo yang melunasi," tukas Rudy.

Kendati mengakui jumlah penunggak cukup banyak, namun Rudy enggan menyebutkan jumlahnya.

Dalam kesempatan sama, Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih menyampaikan, hingga saat ini pihaknya telah menerbitkan kartu JKN-KIS untuk 41.905 KK yang preminya dibiayai dari APBD Kota Solo.

Advertisement

"Hari ini, kartu JKN-KIS yang kita serahkan ada 2.506 KK, terdiri dari 4.540 jiwa yang tersebar di 5 kecamatan di Solo," tutup Siti.

Baca juga:
Ingin dibuatkan KIS, suami istri asal NTT nekat ke Jakarta mau bertemu Jokowi
Jokowi sebut ada pihak yang mengklaim program bagi-bagi sertifikat
Penerima program bantuan sosial non tunai ditarget capai 10 juta di 2018
Sejak 2014, tingkat kepuasan layanan BPJS kesehatan diklaim sekitar 70 persen
Pemkot Bekasi bakal anggaran Rp 180 miliar untuk program kartu sehat

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.