Banyak Warga Palembang Belum Pernah Cek Darah, Lihat Jarum Saja Gemetar
Warga Palembang ternyata masih banyak yang belum pernah melakukan cek darah. Rata-rata usia 40 tahun ke atas. Lihat jarum saja ada gemetar, belum lagi kalau hasilnya tidak bagus.
Warga Palembang ternyata masih banyak yang belum pernah melakukan cek darah. Padahal dengan rutin mengecek darah dapat diketahui penyakit di dalam tubuh dan mengobatinya.
Hal itu terungkap saat digelar cek darah gratis yang dilakukan salah satu calon legislatif dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di sejumlah kecamatan di kota itu beberapa pekan terakhir.
Sekretaris DPD PSI Palembang Agus Wisginanjarsih kaget dengan temuannya tersebut. Warga berdalih tidak ingin mengecek darah karena takut ada penyakit yang diidapnya dan akhirnya menjadi beban.
"Ternyata banyak warga yang tidak pernah cek darah seumur hidupnya, rata-rata usia 40 tahun ke atas. Lihat jarum saja ada gemetar, belum lagi kalau hasilnya tidak bagus," ungkap wanita yang kerap dipanggil Aan itu, Kamis (24/1).
Setiap cek darah gratis digelarnya, ada sekitar 150 warga yang menjadi peserta. Kegiatan ini melibatkan beberapa tim medis dengan fokus mengetahui kandungan gula darah, kolesterol, dan asam urat.
"Kita siapkan vitamin dan obat-obatan, jika hasilnya agak membahayakan, direkomendasikan untuk dilakukan tindakan lebih lanjut di rumah sakit," kata caleg DPRD Palembang dapil 2 itu.
Wakil Ketua DPW PSI Sumsel, Debby Susanto mengatakan, pengobatan gratis dilakukan sebagai salah satu bentuk sosialisasi dan pengenalan caleg dengan masyarakat. Selain itu, cek darah dipilih untuk memberikan kesadaran masyarakat pentingnya kesehatan dan tanda-tanda penyakit yang diidap.
"Sampai Maret nanti terus kita gulirkan. Secara berangsur kita berikan penyadaran kepada masyarakat," kata Debby.
Baca juga:
Cegah Kegaduhan, DPR akan Panggil KPU Soal Polemik Pencalonan OSO
PKB Ingatkan Fandi Utomo yang jadi Caleg dan Ingin Maju Pilwali Surabaya
KPU Pastikan OSO Tidak Masuk DCT Anggota DPD Pemilu 2019
Bawaslu Jakarta Timur Selidiki Dugaan Pelanggaran Kampanye di Sekolahan
OSO: Saya Enggak Akan Mundur jika KPU Tak Jalani Putusan PTUN