LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Banyak PSK dan mucikari diintimidasi agar tak terima bantuan

Dengan datang dan menerima bantuan, PSK berarti telah menyetujui penutupan lokalisasi Jarak dan Dolly.

2014-06-19 13:28:42
Penutupan Dolly
Advertisement

Hari ini Pemkot Surabaya mulai melakukan pendataan bagi PSK dan mucikari di Lokalisasi Jarak dan Gang Dolly yang ingin menerima bantuan. Namun di hari pertama ini baru sebagian kecil PSK dan mucikari yang datang untuk datang untuk mendapat bantuan.

Pendataan dan penyerahan bantuan sendiri dilakukan di Kantor Koramil Sawahan, Surabaya. Menurut pihak Dinsos Surabaya, sedikitnya animo PSK dan mucikari untuk mendaftar dikarenakan adanya intimidasi dari warga dan preman di Gang Dolly dan Jarak.

"Informasi dari para pendamping, memang ada ancaman dan intimidasi, makanya banyak yang takut ke sini," ujar Sekretaris Dinsos Surabaya, Endah Purwanti saat memantau jalannya pendataan pemberian bantuan di Kantor Koramil Sawahan, Kamis (19/6).

Dari data yang hadir, PSK yang sudah mendaftar sebagai penerima bantuan hingga pukul 12.00 WIB ini baru 17 orang, padahal di data base Dinsos tercatat 1.449 PSK yang berada di lokalisasi Jarak dan Dolly. Sedang mucikari dari 313, baru 13 orang yang datang.

"Karena intimidasi itu banyak yang takut ke sini. Ke sini juga diam-diam takut dengan ancaman pihak sana," ujarnya.

Menurutnya, hanya PSK dan mucikari yang terdaftar di data base Dinsos yang bisa menerima bantuan. Jadi mereka yang datang ke Kantor Koramil ini dicocokan terlebih dahulu dengan data base yang ada.

"Jadi ndak bisa orang datang ke sini ngaku PSK atau mucikari terus dapat bantuan. Hanya yang benar-benar terdata di data base yang bisa dapat bantuan," ujar Sulis, pegawai Dinsos yang memandu mucikari mengisi form data diri.

Menurut Sulis, untuk mucikari diberikan uang cash sebesar Rp 5 juta, sedangkan PSK uangnya ditransfer ke rekening Bank Jatim yang dibuatkan saat mendaftar di Kantor Koramil.

"Kalau untuk mucikari dananya berasal dari Pemprov Jawa Timur, sedangkan PSK dananya dari Kementerian Sosial. Kalau yang PSK dananya Rp 5.050.000," terangnya.

Pendataan sendiri berlangsung lima hari hingga Senin pekan depan. Dengan datang dan menerima bantuan, PSK berarti telah menyetujui penutupan lokalisasi Jarak dan Dolly.(mdk/hhw)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.