Banyak plafon di gedung Balai Kota Tangsel jebol akibat rembesan air AC
Plafon gypsum di gedung SKPD 1 Balai Kota Tangerang Selatan rontok dan jatuh ke lantai. Beruntung tak ada pejalan kaki yang menjadi korban. Wahyudin, petugas keamanan gedung menerangkan, rontoknya plafon di lantai 1 gedung SKPD 1 itu diduga akibat rembesan air AC.
Plafon gypsum di gedung SKPD 1 Balai Kota Tangerang Selatan rontok dan jatuh ke lantai. Beruntung tak ada pejalan kaki yang menjadi korban. Wahyudin, petugas keamanan gedung menerangkan, rontoknya plafon di lantai 1 gedung SKPD 1 itu diduga akibat rembesan air AC.
Menurutnya, derasnya tetesan air dari mesin pendingin ruangan membuat papan plafon keropos. Kondisi ini sudah berlangsung sejak satu bulan terakhir.
Selain di selasar lantai Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan, plafon jebol juga terlihat di ruang toilet wanita. Sehingga pada bagian lantai ruang toilet itu, sengaja ditadahi menggunakan ember.
"Kalau enggak ditadangin banjir. Air bocoran AC ke mana-mana," jelas dia, Senin (25/9).
Mirisnya, gedung yang belum genap tiga tahun rampung dibangun itu menyisakan keprihatinan bagi sejumlah pegawai yang melintas.
"Ini kantor baru kami, mungkin baru setahun kami tempati. Tapi kualitasnya ya seperti ini," kata seorang pegawai dinas setempat.
Menurut dia, belum pernah ada upaya perbaikan yang dilakukan oleh pihak yang berkewajiban untuk mengurus rumah tangga gedung.
"Coba lihat saja yang di kamar mandi, cuma ditadah pakai ember. Harusnya diperbaiki," terang dia.(mdk/cob)