Banyak negara sahabat belum tepati janji salurkan dana gempa Sulteng
BNPB baru menerima bantuan Rp 25 miliar dari sejumlah negara sahabat dan perorangan untuk penanganan gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah. Tetapi, jumlah itu masih di bawah janji yang disampaikan sejumlah negara kepada Kementerian Luar Negeri.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, pihaknya baru menerima bantuan Rp 25 miliar dari sejumlah negara sahabat dan perorangan untuk penanganan gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah. Tetapi, jumlah itu masih di bawah janji yang disampaikan sejumlah negara kepada Kementerian Luar Negeri.
"Sampai saat ini yang sudah transfer ke rekening BNPB Rp 25 miliar. Ini dari negara maupun perorangan," kata Sutopo di Kantor BNPB, Jakarta Timur, Jumat (26/10).
Beberapa negara sahabat yang sudah memenuhi janjinnya untuk memberikan bantuan dana melalui Kementerian Luar Negeri yakni Korea Selatan sebesar USD 1 juta, Vietnam USD 100 ribu, dan Kamboja USD 200 ribu.
Sementara itu, beberapa negara sahabat lainnya yang belum menepati janjinya yaitu Venezuela yang berjanji akan memberikan bantuan sebesar USD 10 juta, China USD 200 ribu, Uni Eropa 1,5 juta Euro, Australia 500 ribu dolar, dan Laos USD 100 ribu.
"Kalau kita bayangkan, kita bisa mendapat bantuan dari negara luar begitu besar, nyatanya yang masuk baru Rp 25 miliar," jelasnya.
Kendati demikian, sudah banyak juga beberapa negara sahabat yang telah memberikan bantuan berupa terpal, genset, selimut serta makanan.
"Ini banyak negara-negara membantu Indonesia dalam penanganan Sulteng," ujarnya.
Baca juga:
Pemerintah akan tarik pasukan evakuasi dari Sulteng
BNPB catat kerugian akibat gempa dan tsunami Sulteng capai Rp 15,29 triliun
Korban meninggal gempa & tsunami Sulteng total 2.081 orang & hilang 1.309
BNPB: Hingga Agustus 2018 terjadi 1999 bencana, ribuan orang tewas
Bank BTN telah restrukturisasi kredit 503 nasabah korban bencana Palu