LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Banyak Guru Honorer Tak Lolos PPPK, PGRI Minta Standar Kelulusan Diturunkan

Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) terus meminta kepada pemerintah agar menurunkan passing grade atau ambang batas yang ditetapkan dalam seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

2019-05-20 15:10:00
Demo Guru Honorer
Advertisement

Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) terus meminta kepada pemerintah agar menurunkan passing grade atau ambang batas yang ditetapkan dalam seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Menurut Ketua PGRI Unifa Rosyidi, salah satu kendala guru honorer tidak lolos lantaran passing grade yang terlalu tinggi.

Dia menjelaskan batas passing grade kelulusan PPPK seperti yang diatur Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi nomor 4 tahun 2019, terlalu tinggi, yakni 65.

"Tapi passing grade banyak yang tidak lolos. Kami sudah menghadap, kami minta pertimbangan-pertimbangan. Misalnya kalau gurunya sudah disertifikasi, tapi tidak lolos, masak tidak (lolos)? Kemudian, passing grade diturunkanlah. kalau tidak 65, ya diturunkan dengan logika yang wajar," kata Unifah usai bertemu Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kantor Wapres, Jakarta Pusat, Senin (20/05).

Advertisement

Salah satu cara yang ditempuh yaitu dengan bertemu dengan Menteri PAN-RB Syafruddin. Dia meminta agar para guru honorer dipermudah untuk lolos seleksi PPPK. Ada beberapa usulan dari pihaknya, salah satunya yaitu menurunkan passing grade menjadi 55. Yaitu seperti ujian nasional.

Diketahui, data Badan Kepegawaian Nasional mencatat sekitar 30 persen dari 73 ribu pelamar PPPK tak lolos passing grade. Padahal menurut Unifah, para guru honorer sangat berharap bisa diangkat setara PNS, melalui skema PPPK. Dia pun meminta lebih melonggarkan ketentuan rekrutmen PPPK, agar semakin banyak guru honorer yang lolos.

"Keinginan kami diurutkan berdasarkan kebutuhan daerah, paling tidak disamakan dengan UN dengan mempertimbangkan masa kerja mereka," kata Unifah.

Advertisement

Baca juga:
Siap-Siap, Pemerintah Buka Perekrutan Pegawai PPPK Tahap 2 Setelah Juni 2019
Menteri PAN-RB: Kalau Tak Jadi PNS, Honorer Akan Diangkat Jadi PPPK
76 Instansi Siap Umumkan Hasil Seleksi PPPK 2019
Pendaftaran Rekrutmen PPPK Tahap II Bakal Dibuka Juni-Juli 2019
Pemerintah Buka Rekrutmen CPNS 2019 di Oktober-November, Formasi Capai 100.000
Menteri Syafruddin Sebut Proses Rekrutmen PPPK Tahap I 75 Persen Telah Selesai

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.