Banyak Ditemukan Korban Tsunami, Begini Kondisi Hotel Mutiara Carita
Berdasarkan pengakuan dari salah satu petugas kebersihan di hotel tersebut, tsunami mencapai hingga 300 meter dari bibir pantai. Bencana itu memporak porandakan hampir seluruh bangunan di hotel yang berdiri di atas bangunan sekitar 12 hektare ini.
Aroma amis masih menyengat hidung saat masuk lebih jauh ke dalam Hotel Mutiara Carita Couttage, kawasan Partai Carita, Pandeglang, Banten. Hotel tersebut merupakan penginapan yang terdampak parah saat kejadian tsunami Selat Sunda melanda kawasan Banten dan Lampung Selatan.
Berdasarkan pengakuan dari salah satu petugas kebersihan di hotel tersebut, hempasantsunami mencapai hingga 300 meter dari bibir pantai. Bencana itu memporak porandakan hampir seluruh bangunan di hotel yang berdiri di atas bangunan sekitar 12 hektare ini.
Tsunami setinggi kurang lebih 5 meter tersebut menggulung semua yang berada di Mutiara Carita Couttage. Termasuk hewan, kendaraan, hingga manusia.
Kemarin, Minggu 23 Desember 2018, tim SAR gabungan setidaknya menemukan 64 jenazah dari Mutiara Carita Couttage. Seluruhnya dikumpulkan di Puskesmas Carita yang posisinya tak jauh dari hotel.
Menurut sang petugas kebersihan, setidaknya sudah 70 lebih jenazah yang ditemukan di kawasan ini. "Lebih dari 70 (jenazah). (Pencarian) kan sampai gelap," kata dia, Senin (24/12).
Dia mengatakan, sepanjang pengetahuannya, hampir seluruh kamar yang berada di Mutiara Carita Couttage terisi penuh. Di Mutiara Carita Couttage sendiri setidaknya ada sekitar 100 kamar.
Kebanyakan pengunjung hotel pada malam itu adalah warga DKI Jakarta dan sekitarnya. Menurut petugas kebersihan, sebelum kejadian tsunami, puluhan pengunjung sedang family gathering.
"Ada (pengunjung) tiga bus. Ada acara kumpul keluarga. Ada organnya juga kok," kata dia.
Usai air bah menghantam kawasan tersebut, sekitar pukul 22.30 WIB, sang petugas kebersihan yang tak mau disebutkan namanya itu langsung berinisiatif meninjau tempat kerjanya itu.
Dia mengaku tak bisa berkata apa-apa. Hanya berharap para korban yang diterjang air bah segera ditemukan.
"Kebetulan rumah saya enggak jauh dari sini. Namanya petugas kebersihan kan memang masuknya hanya pagi sampai sore saja," kata dia.
Kini kondisi Mutiara Carita Couttage sangat memprihatinkan. Sampah dan sisa-sisa tanah akibat tsunami tengah dibersihkan olehnya.
Banyak bangunan yang diperuntukan untuk para tamu menginap hancur, bahkan ada yang hampir rata dengan tanah. Puluhan kendaraan roda empat rusak parah, bahkan ada yang terguling.
Posisi Mutiara Carita Couttage sendiri memang berada di pinggir pantai. Hamparan pasir putih di setiap pinggiran penginapan kini penuh dengan sampah dan reruntuhan puing.
Kendaraan berat masih berada di lokasi. Rencananya, pencarian korban akan kembali dilakukan usai Presiden Joko Widodo atau Jokowi meninjau lokasi.
Reporter: Fachrur Rozie
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Tsunami Anyer, Penyisiran Korban di Villa Stephanie Kembali Dilakukan
PHRI: Kerugian Bisnis Perhotelan Banten Akibat Tsunami Sekitar Rp 10 Miliar
Petugas Gabungan Akan Sisir Pantai Anyer-Carita Cari Korban Tsunami Banten
Janji Bani 'Seventeen' Sebelum Berangkat Konser dan Jadi Korban Tsunami
Data Korban Tsunami Anyer & Lampung Pukul 07.00: 281 Meninggal dan 1.016 Luka-luka
Menkes Pastikan Stok Obat di Puskesmas Terdampak Tsunami Banten Aman
Jadi Korban Tsunami Banten, Gitaris Seventeen Dimakamkan di Belakang Rumah