LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Banyak diam, ini perbincangan terakhir pramugari Alfi dan keluarga sebelum terbang

Keluarga tak menyangka perbincangan tengah malam itu adalah yang terakhir kali sebelum pesawatnya terjatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat. Tidak ada firasat apapun saat mendengar suara dara manis itu di ujung telepon.

2018-10-29 19:34:10
Lion Air Jatuh di Karawang
Advertisement

Alfiani Hidayatu Solikha, menjadi salah satu pramugari yang bertugas di pesawat nahas Lion Air JT610 rute Jakarta-Pangkal Pinang. Sebelum terbang pagi hari, Alfiani sempat menelepon keluarganya dini hari tadi.

"Pagi sekitar jam 3 telepon. Katanya mau terbang ke Pangkalpinang. Selebihnya banyak diam," ujar Jayanti, salah satu kerabat korban saat ditemui wartawan di rumah duka di Dukuh Gantrung, Desa Mojorejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Jatim. Demikian dikutip dari Antara, Senin (29/10).

Keluarga tak menyangka perbincangan tengah malam itu adalah yang terakhir kali sebelum pesawatnya terjatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat. Tidak ada firasat apapun saat mendengar suara dara manis itu di ujung telepon.

Advertisement

Hingga pada Senin siang, kata Jayanti, keluarga mendapat telepon dari kantor Lion Air yang mengabari bahwa Alfi menjadi salah satu korban kecelakaan pesawat yang jatuh.

Keluarga langsung kaget dan sempat tidak percaya. Hingga kini pihak keluarga berharap Alvi masih bisa selamat.

Saat ini, suasana di rumah korban ramai didatangi tetangga dan sanak saudara. Mereka menanti kabar kepastian kondisi Alfi. Orangtua korban juga masih kaget dan enggan menemui para wartawan.

Advertisement

Alvi merupakan anak tunggal dari pasangan Sukartini dan Slamet. Setelah lulus dari sekolah tingkat SMA, korban melanjutkan sekolah pramugari selama setahun di Yogyakarta.

Berdasarkan informasi dari keluarga, korban baru lulus dan langsung diterima bekerja sebagai pramugari di Lion Air sejak dua bulan terakhir.

Diberitakan sebelumnya, pesawat Lion Air JT 610 jatuh ke laut, di Perairan Tanjung Karawang. Pesawat tersebut sebelumnya lepas landas pada pukul 06.10 WIB dari Bandara Soekarno-Hatta dengan rute Bandara Depati Amir di Pangkal-Pinang, Bangka Belitung.

Namun, 13 menit setelah lepas landas, pesawat hilang kontak dan diperkirakan jatuh di Perairan Tanjung Karawang.

Pesawat yang seharusnya tiba di Bandara Pangkal Pinang pada pukul 07.20 WIB mengangkut penumpang dan kru sebanyak 189 orang.

Baca juga:
Jokowi perintahkan pencarian Lion Air JT 610 dilakukan malam hari gunakan lampu
Basarnas prediksi korban masih di dalam pesawat Lion Air JT610
Baru rayakan ultah pernikahan, Rudi Lumbantoruan diduga jatuh bersama Lion Air
Basarnas duga tekanan keras Lion Air saat menuju air membuat adanya serpihan
Reuni terakhir dengan Kepala Syahbandar Tanjung Pandan, penumpang Lion Air jatuh
Lion Air tampung keluarga korban JT-610 di Posko Hotel Ibis Cawang
Pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh berharga Rp 1,78 triliun

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.