LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Banyak Anak Banyak Rezeki, Cerita Nenek Parini Naik Haji Dibiayai 12 Buah Hati

Di usianya ke 92 tahun, Nenek Parini mendapat panggilan untuk menyempurnakan rukun Islam yang kelima, naik haji.

2023-06-09 06:50:32
Regional
Advertisement

Meski menjadi calon haji tertua dalam kelompok terbang (kloter) 16 asal Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, namun tidak menyurutkan semangat nenek Parini Binti Wongso.

Di usianya ke 92 tahun, dia mendapat panggilan untuk menyempurnakan rukun Islam yang kelima, naik haji.

Adagium banyak anak banyak rezeki, berlaku untuk Nenek Parini. Dia mengaku berangkat naik haji karena dibiayai oleh anak-anaknya. Nenek Parini saat ini Parini memiliki 12 orang anak dan puluhan orang cucu.

Advertisement

"Saya bisa berangkat menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci Mekkah karena dibiayai oleh anak-anaknya," ucap Parini saat akan berangkat ke Jeddah, dari Asrama Haji Medan, Kamis (8/6).

Selain itu, Parini berharap bisa menjadi haji mabrur setelah kembali dari tanah suci Mekkah.

Advertisement

"Haji mabrur menjadi dambaan, dan berharap akan melaksanakan ibadah haji dengan baik serta mencari amal ibadah saat di Mekkah," ucap Parini dengan penuh semangat.

Sebanyak 348 calon haji yang tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 16 asal Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara berangkat ke Jeddah dari Asrama Haji Medan, Kamis.

Ke-348 jumlah calon haji asal Kabupaten Deli Serdang itu merupakan gelombang kedua yang berangkat ke Jeddah dan seluruhnya telah mengenakan pakaian ihram saat berada di Asrama Haji Medan.

Kakanwil Kemenag Sumut H Ahmad Qosbi Nasution ketika melepas Kloter 16 berharap calon haji asal Kabupaten Deli Serdang itu dapat menjadi haji yang mabrur.

Qosbi menyebutkan ciri-ciri mendapatkan haji mabrur adalah calon haji rajin beribadah dan memperbanyak amal serta ibadah selama di tanah suci.

"Calon haji agar mematuhi segala ketentuan melaksanakan ibadah haji di Mekkah, dan jangan melanggar peraturan yang telah ditetapkan, serta tidak membuat keributan sehingga dapat mengganggu keamanan calon haji lainnya," ucapnya. Dikutip dari Antara.

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.