LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Bantah dicekal, Pramono Edhie ngaku diundang acara tahunan Obama

Isu pencekalan itu sempat dilontarkan Hasjim Djojohadikusuma dan diberitakan media massa.

2014-02-13 22:17:00
Capres Pramono Edhie
Advertisement

Pramono Edhi Wibowo membantah soal kabar tujuh jenderal yang tidak diizinkan menyentuh tanah Amerika Serikat (AS). Bagi yang melanggar Pemerintah Negeri Paman Sam itu akan melakukan pencekalan.

Isu pencekalan terhadap tujuh jendral, termasuk Pramono Edhie itu sempat dilontarkan Hasjim Djojohadikusuma dan diberitakan media massa.

Sehubungan dengan pernyataan Hasjim itu, Edhie menganggap perlu untuk meluruskan beberapa hal dan menggunakan hak jawab demi memberikan informasi yang benar, sehingga tidak menyesatkan masyarakat.

Hal itu diungkap peserta calon presiden konvensi Partai Demokrat di sela rehat acara Debat Capres seri IV yang digelar di Surabaya, Jawa Timur sore ini. Dia menyatakan, kabar itu tidak benar. Sebab, dia tidak pernah dicekal, meski beberapa kali mengunjungi Negeri Paman Sam tersebut.

"Selain pernah menjalani pendidikan Special Forces di Amerika Serikat pada tahun 1985, 1986 dan 1998, kemudian di tahun 2012 silam, saya kembali mengunjungi Amerika Serikat, tepatnya di Pangkalan Komando Militer Amerika Serikat-US Asia Pacific Command (USPACOM) di Hawai dalam kapasitas saya sebagai Kepala Staf Angkatan Darat," jelas Edhie, Kamis (13/2).

Sementara pada tanggal 6 Februari 2014 yang baru lalu, dia juga diundang untuk menghadiri sebuah undangan acara tahunan dari Presiden Barack Obama. Acara makan bersama itu diinisiasi oleh Dewan Kongres Amerika Serikat, yang 140 pemimpin dunia lainnya, juga turut hadir.

"Sayang sekali undangan ini tidak bisa saya penuhi terkait dengan jadwal persiapan debat bernegara konvensi calon presiden Partai Demokrat di Bandung, Jawa Barat. Undangan tersebut dilayangkan kepada saya oleh Senator Louie Gohmert dan Janice Hahn tertanggal 8 Januari 2014," jelas Edhie.

Lebih lanjut Edhie menyatakan bahwa dirinya selalu mengedepankan kepentingan bangsa dan negara. "Saya tidak ditolak, seandainya pun terjadi saya ditolak untuk mengunjungi sebuah negara tertentu, hal tersebut tidak akan membuat saya gentar ataupun khawatir sedikit pun," tegas dia.

Bangsa Indonesia, lanjut dia, bukan bangsa kelas 2, bukan bangsa penakut. "Saya akan hadapi itu semua karena semangat saya tidak akan pernah surut dalam membangun bangsa indonesia menjadi lebih baik dan mewujudkan indonesia yang sejahtera rakyatnya. Pramono Edhie Wibowo tidak pernah gentar hanya karena penolakan sebuah negara."

Menurutnya, Indonesia adalah negara besar yang berdaulat dan bermartabat. "Seharusnya semua negara bisa saling bersahabat di era sekarang ini," kata Edhie.

Sementara sehubungan dengan pernyataan Hasjim mengenai tujuh jendral yang di larang masuk ke Amerika Serikat, Edhie menyatakan bahwa sebaiknya seseorang menyampaikan informasi berdasarkan fakta.

"Menuduh seseorang bahwa seseorang dinyatakan oleh negara lain melakukan pelanggaran HAM, adalah pelanggaran HAM itu sendiri," ucap adik ipar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu.

Terkait bantahannya itu, mantan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) itu siap dikonfirmasi. "Saya bersedia untuk dikonfirmasi mengenai beberapa kali kunjungan saya ke Amerika Serikat itu," tandas dia.

Baca juga:
Jika jadi presiden, Pramono Edhie teruskan program SBY
Pramono Edhie: Jangan cuma blusukan terus cari popularitas
Jika kalah di konvensi, Pramono Edhie pantang jadi kutu loncat
Debat capres di Surabaya, Pramono mengaku lebih paham hankam
Pramono Edhie akui petik keuntungan jadi kerabat SBY

(mdk/tyo)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.