LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Bantah curi amplifier musala, ini penjelasan keluarga pria dibakar

Muhammad Aljahra alias Zoya (30) tewas mengenaskan setelah dikeroyok massa di di Kampung Muara Bakti RT 12 RW 07, Desa Muara Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi pada Selasa (2/8) petang.

2017-08-04 00:16:00
Pencurian
Advertisement

Muhammad Aljahra alias Zoya (30) tewas mengenaskan setelah dikeroyok massa di di Kampung Muara Bakti RT 12 RW 07, Desa Muara Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi pada Selasa (2/8) petang.

Pria berusia 30 tahun itu merupakan seorang teknisi peralatan elektronik yang tinggal di Kampung Jati RT 4 RW 5, Desa Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Dia tewas dikeroyok massa, dan dibakar karena dituduh mencuri amplifier di musala.

"Saya tidak percaya kalau suami merupakan pencuri, soalnya orangnya baik, dan rajin ibadah," kata Siti Zubaidah, istri Zoya kepada merdeka.com di rumah duka, Kamis (3/8) malam.

Menurut dia, suaminya merupakan teknisi perlengkapan elektronik. Di rumahnya banyak orang yang menggunakan jasanya ketika perlengkapan elektronik rusak agar diperbaiki, termasuk amplifier.

"Biasanya jual beli ampli, suka mencari barang rongsokan, kemudian dibeli, lalu diperbaiki dan dijual kembali," katanya.

Ia meyakini suaminya datang ke musala untuk menunaikan salat ashar, sambil membawa ampli yang dibeli dari lapak barang bekas. Namun, disangka barang bawaannya diambil dari musala, sehingga diteriaki maling.

Pandi (40) mertua almarhum Zoya mengatakan, anaknya sering keliling mencari barang elektronik bekas selepas Salat Dzuhur. Hal ini dikarenakan tidak ada kendaraan sebagai alat transportasi.

"Kami menyewa sepeda motor milik kerabat, sehari Rp 15 ribu, kalau saya jatahnya pagi mencari televisi bekas, nah kalau menantu saya selepas zuhur jalan," kata Pandi.

Karena itu, Pandi sangat menyangsikan tuduhan dari kepolisian yang menyebut bahwa menantunya merupakan pencuri amplifier di sebuah musala. Sebab, menantunya sering membawa ampli karena memang seorang teknisi.

Baca juga:
Ini identitas diduga pencuri amplifier yang dibakar massa di Bekasi
Pria dituduh mencuri amplifier lalu dibakar ternyata tukang servis
Siti Zubaidah yakin suaminya tak mencuri amplifier musala
Pria dibakar karena dituduh curi ampli musala tinggalkan istri hamil
Kisah tragis pria dibakar karena dituduh curi amplifier musala

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.