Banjir rendam desa di Bangka Tengah, warga mengungsi ke gedung bekas
Ketinggian air mencapai tiga meter, dan petugas kesehatan sudah disiagakan di penampungan korban banjir.
Korban banjir di Desa Lampur, Kabupaten Bangka Tengah, Bangka Belitung dievakuasi ke gedung bekas milik PT Timah. Proses evakuasi korban banjir dibantu sejumlah warga desa dan aparatur desa setempat.
"Pihak desa menggunakan gedung bekas milik PT Timah untuk menampung korban banjir," kata tim tanggap darurat, dari BNPB-Kesbangpol Bangka Tengah, Dani, Selasa (7/1).
Dani memaparkan, ratusan warga diminta untuk meninggalkan rumah mereka sementara waktu, karena debit air terus naik lantaran hujan terus mengguyur sejak Minggu (7/2), hingga Selasa (9/2) pagi.
"Saat ini petugas kami terus melakukan penyelamatan dan mengevakuasi korban banjir yang terjebak di rumah mereka dengan menggunakan perahu karet," terangnya.
Ketinggian air mencapai tiga meter, dan petugas kesehatan sudah disiagakan di penampungan korban banjir.
"Petugas kesehatan juga disiagakan di tempat penampungan sementara korban banjir bandang tersebut," kata dia, dilansir Antara.
Bantuan juga terus mengalir dari warga baik berupa tenaga maupun sembilan bahan pokok bentuk bantuan darurat.
"Saat ini petugas kami tetap siaga dan kami mengimbau masyarakat terus meningkatkan kewaspadaan karena hujan belum berhenti," pintanya.
(mdk/cob)