LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Banjir Rendam 78 Rumah di Kota Pasuruan

Banjir melanda Kelurahan Karang Ketug, Kecamatan Gadingrej, Kota Pasuruan, Provinsi Jawa Timur, pada Senin (21/3) mulai pukul 18.10 WIB. Sebanyak 78 rumah terendam air luapan sungai.

2022-03-22 09:56:27
Bencana alam
Advertisement

Banjir melanda Kelurahan Karang Ketug, Kecamatan Gadingrej, Kota Pasuruan, Provinsi Jawa Timur, pada Senin (21/3) mulai pukul 18.10 WIB. Sebanyak 78 rumah terendam air luapan sungai.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari mengatakan banjir terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi dengan durasi yang lama mengakibatkan Sungai Welang meluap.

"Sebanyak 86 KK/335 jiwa di lokasi ini turut terdampak," katanya melalui keterangan tertulis, Selasa (22/3).

Advertisement

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pasuruan melaporkan, hasil pemantauan visual di lapangan, beberapa titik banjir sudah berangsur surut. Namun, ketinggian muka air masih berkisar antara 30 sampai 80 sentimeter.

BPBD Kota Pasuruan segera melakukan kaji cepat dan koordinasi dengan lintas instansi guna memberikan penanganan darurat. Selain itu, pihaknya telah mengerahkan 1 mobil rescue dan 1 motor trail untuk melakukan pemantauan di lapangan dan percepatan evakuasi apabila dibutuhkan.

Advertisement

Peringatan Dini BMKG

BMKG telah mengeluarkan informasi peringatan dini untuk hari ini (22/3). Warga diingatkan untuk mewaspadai hujan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang sesaat pada pagi hari di wilayah Kabupaten Pasuruan dan Kabupaten Probolinggo.

Kondisi serupa diperkirakan terjadi pada siang hingga sore hari di wilayah Surabaya, Sidoarjo, Kota Mojokerto, Tuban, Bojonegoro, Kota Madiun, Kabupaten Malang, Kota Malang, Pasuruan, Probolinggo, Lumajang, Jember, Situbondo, Banyuwangi, Bangkalan, Pamekasan dan Sampang, serta malam hari di wilayah Gresik, Lamongan, Bangkalan dan Sumenep.

Abdul mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan. Untuk masyarakat yang tinggal dataran rendah, diharapkan memperbesar daya tampung gorong-gorong serta pembersihannya dilakukan secara periodik.

"Hal ini untuk mengantisipasi meluap apabila hujan deras mengguyur dan terhindar dari ancaman bencana hidrometeorologi," jelasnya.

(mdk/yan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.