Banjir Rendam 1.273 Rumah di Lebak, 1 Orang Tewas Terseret Arus Sungai
Pagi tadi air mulai surut. Kendati demikian masih ada area yang tergenang, di antaranya area permukiman Sentral di Kelurahan Rangkasbitung Barat, Kecamatan Rangkasbitung.
Hujan yang turun sejak Senin (13/9) malam hingga Selasa (14/9) pagi membuat wilayah Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, kebanjiran. Sebanyak 1.273 unit terdampak.
Data BPBD Kabupaten Lebak menunjukkan wilayah terdampak antara lain Kecamatan Rangkasbitung, Cibadak, Cikulur, Kalanganyar, dan Leuwidamar.
"Banjir juga mengakibatkan seorang warga Rangkasbitung meninggal karena terseret arus sungai," kata Kepala Pelaksana BPBD Lebak Febby Rizky Pratama di Lebak. Demikian dikutip dari Antara, Rabu (15/9).
Pada Rabu, banjir sudah mulai surut. Warga yang mengungsi untuk menghindari dampak banjir telah kembali ke rumah masing-masing serta membersihkan lumpur dan kotoran sisa banjir.
Kendati demikian masih ada area yang tergenang, di antaranya area permukiman Sentral di Kelurahan Rangkasbitung Barat, Kecamatan Rangkasbitung.
"Kami mengerahkan mesin pompa penyedot untuk mengatasi genangan banjir di permukiman Sentral," kata Febby.
Ia meminta warga menjaga kebersihan drainase karena penumpukan sampah di saluran drainase memperparah dampak banjir di area permukiman tersebut.
Baca juga:
BNPB Beberkan Kerugian Akibat Banjir di 3 Wilayah Banten
Peneliti Temukan Perubahan Alur Sungai Cidurian hingga Sebabkan Banjir Bandang
Seorang Warga Meninggal akibat Banjir di Lebak, Kerugian Materi Rp4,8 Miliar
Kota Ternate Dilanda Banjir
Banjir di Kepulauan Yapen dan Nabire Papua, Jembatan Terputus
Palangka Raya Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Banjir