Banjir Melanda Rokan Hulu, 674 Rumah Terendam Air
Penyebab terjadinya banjir bandang di karenakan curah hujan yang cukup tinggi di daerah hulu.
Banjir besar mengakibatkan 674 rumah warga di Kecamatan Rambah dan Bangun Purba, Rokan Hulu terendam air. Air masih berada di ketinggian rata-rata 50 hingga 150 centimeter hingga pagi ini Rabu (27/11).
"Sebagian warga mengungsi dan sebagian lainnya masih bertahan di rumah mereka. Sebab, beberapa rumah warga ada yang berlantai 2," ujar Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto kepada merdeka.com.
Sunarto menyebutkan, penyebab terjadinya banjir Bandang di karenakan curah hujan yang cukup tinggi di daerah hulu. Sehingga air sungai Batang Lubuh menguap ke areal pemukiman warga, dan untuk di areal Desa Babusalam Kecamatan Rambah banjir.
"Bahkan air sungai juga meluap sampai ke jalan Tuanku Tambusai simpang Supra Km 181/182 yang merupakan jalan protokol kota Pasir Pengaraian. Kondisi jalan protokol tidak dapat dilalui kendaraan baik roda dua maupun mobil," kata Sunarto.
Ketinggian Air Mencapai 150 Cm
Lokasi banjir sejumlah wilayah Kecamatan Rambah yakni di Desa Babussalam, dengan ketinggian air mencapai 150 Cm. di desa itu, ada 446 Kepala Keluarga (KK) dan 3 bangunan sekolah terendam banjir. "Di Desa Babussalam belum ada warga yang mengungsi," ucap Sunarto.
2019 Merdeka.com
Kemudian di Desa Tanjung Belit ketinggian air di pemukiman warga mencapai 50 Cm. sebanyak 28 KK, masjid Nurul Iman serta Musala Nurul Iman terendam air.
Sementara di Kelurahan Pasir Pengaraian Lingkungan Tanjung Harapan, tinggi air mencapai 50 hingga 100 Cm merendam 150 KK. Sebagian warga sudah diungsikan ke rumah saudaranya.
"Di Desa Pematang Berangan ketinggian air yang merendam 40 KK mencapai 150 Cm. namun belum ada warga yang mengungsi," jelasnya.
2019 Merdeka.com
Sedangkan di Kecamatan Bangun Purba, ada satu desa yang terendam banjir yakni Desa Bangun Purba. Ketinggian air di pemukiman warga mencapai 150 Cm dan merendam rumah warga sebanyak 10 KK. Di desa ini juga belum ada warga yang mengungsi.
"Kapolres Rokan Hulu AKBP Dasmin Ginting melakukan droping personel ke daerah areal banjir di Desa Babusalam untuk mengevakuasi warga dan membantu anak sekolah menyebrang," terang Sunarto.
8 Unit Perahu Karet Bantu Evakuasi Warga
Selain itu, Polres dan Tim BPBD Rohul menurunkan 8 Unit perahu karet guna melakukan peninjauan langsung kepemukiman warga yang terendam banjir. Tim juga membantu mengevakuasi warga yang terkena dampak banjir serta memberikan himbauan.
2019 Merdeka.com
"Para Bhabinkamtibmas Polsek Rambah yang desanya mengalami bencana banjir dan para kades memberikan himbauan kepada warga agar selalu waspada. Warga diminta agar mengantisipasi terjadinya banjir dan agar selalu siap siaga serta mengawasi keluarganya," jelas Sunarto.
(mdk/ray)