Banjir Landa 12 Kecamatan di Aceh Utara, Satu Warga Meninggal
Curah hujan tinggi sejak empat hari belakangan menyebabkan sejumlah daerah di Aceh Utara dilanda banjir. Sekurangnya 12 kecamatan di Aceh Utara terdampak bencana ini, satu orang warga dilaporkan meninggal dunia.
Curah hujan tinggi sejak empat hari belakangan menyebabkan sejumlah daerah di Aceh Utara dilanda banjir. Sekurangnya 12 kecamatan di Aceh Utara terdampak bencana ini, satu orang warga dilaporkan meninggal dunia.
Korban meninggal dunia seorang anak berusia 12 tahun. Warga Desa Meuriah, Kecamatan Matang Kuli itu tenggelam pada Minggu (2/1) sore. "Korban awalnya sedang bermain dalam air banjir. Lalu terperosok ke dalam saluran irigasi hingga terbawa arus sungai," kata Kapolsek Matang Kuli AKP Asriadi, Senin (3/1).
Baca juga:
Banjir dan Longsor di Aceh Tamiang, Ribuan Warga Terdampak
Banjir Masih Menggenangi Beberapa Kecamatan di Aceh Timur, 1 Orang Meninggal
Terseret Banjir, Bocah 6 Tahun di Sumba Timur Ditemukan Meninggal
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara menyatakan kecamatan yang terdampak banjir yakni Dewantara, Sawang, Banda Baro, Geureudong Pase, Cot Girek, Lhoksukon, Matang Kuli, Pirak Timu, Tanah Luas, Kuta Makmur, Samudera, dan Langkahan. Ketinggian air di beberapa titik lebih dari satu meter.
Beberapa sungai di kawasan itu meluap dan waduk jebol menyusul curah hujan yang tinggi. Banjir juga merendam jalan lintas nasional Banda Aceh-Medan di tengah pusat ibu kota Kabupaten Aceh Utara, Lhoksukon. Ratusan kendaraan terjebak macet dan mogok di lokasi itu.
"Kami belum bisa mendata berapa pastinya warga yang mengungsi akibat banjir. Namun, diperkirakan mencapai ribuan jiwa," kata Pelaksana Tugas (Plt) BPBD Aceh Utara, Murzani, kepada wartawan.
Baca juga:
Banjir Rendam Sejumlah Permukiman di Aceh Timiang, Warga Dievakuasi
Banjir Semakin Parah, 4.000 Lebih Warga Aceh Timur Mengungsi
Banjir Bandang Hanyutkan 12 Rumah Warga Padang Lawas
Kecamatan Dilanda Banjir di Aceh Timur Bertambah Jadi 8, Warga Mengungsi Capai 2.751