LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Banjir kiriman mengancam, warga Solo diminta siaga

Mengantisipasi kemungkinan terburuk, Pemkot Solo menyiapkan pos darurat, logistik, personel, hingga pemetaan lokasi dapur umum serta tempat pengungsian.

2017-11-28 18:45:31
Banjir
Advertisement

Bencana banjir yang terjadi di Pacitan, Jawa Timur, Wonogiri dan Klaten, Jawa Tengah dikhawatirkan akan berimbas ke Kota Solo dan sekitarnya. Bisa saja debit air Sungai Bengawan Solo naik drastis jika hujan masih terus mengguyur.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Solo meminta warga agar siaga datangnya banjir kiriman dari sejumlah daerah tersebut.

Mengantisipasi kemungkinan terburuk, Pemkot Solo menyiapkan pos darurat, logistik, personel, hingga pemetaan lokasi dapur umum serta tempat pengungsian.

Advertisement

"Meski debit air terus meningkat, saat ini ketinggian muka air aliran Sungai Bengawan Solo, Kali Anyar, dan beberapa sungai dalam kota masih terpantau normal. Yang perlu diwaspadai masyarakat adalah banjir kiriman dari Wonogiri dan Pacitan," "ujar Kepala BPBD Solo, Eko Prajudi Noor Aly, Selasa (28/11).

Eko mengatakan, stok logistik saat ini mencukupi. Yakni dalam bentuk bahan makanan cepat saji, seperti mie instan, makanan kaleng, beras, MPASI dan lainnya. Namun jika nantinya dibutuhkan penambahan logistik, BPBD akan meminta tambahan kepada Provinsi.

"Kita juga menyiapkan dana tak terduga yang sewaktu-waktu bisa digunakan untuk penanganan bencana," imbuhnya.

Advertisement

Persiapan sukarelawan untuk penanganan bencana juga dilakukan dengan belasan organisasi sukarelawan di Kota Solo. Pihaknya saat ini tengah memetakan potensi yang dimiliki masing-masing sukarelawan. Koordinasi dengan daerah lain, seperti Klaten, Wonogiri dan Boyolali pun terus dilakukan.

"Untuk memantau ketinggian air sungai yang melintas di wilayah Solo kita terus berkoordinasi dengan daerah sekitar. Kami mengimbau seluruh warga Solo terutama yang berada di zona merah rawan bencana banjir untuk meningkatkan kewaspadaan akan ancaman banjir," tandasnya.

Kepala Kepala Seksi (Kasi) Kesiapsiagaan dan Pencegahan BPBD Solo, Sumarno menambahkan bagi warga Solo utara, Yakni Sumber, Banyuanyar, Gilingan, Nusukan, Kadipiro, Mojosongo dan Jebres perlu mewaspadai aliran Kali Anyar. Bencana banjir yang patut diwaspadai adalah banjir bandang.

"Secara karakteristik aliran Kali Anyar lurus yang berasal langsung dari Gunung Merbabu. Warga di tujuh kelurahan rawan banjir Kali Anyar harus mewaspadai ancaman banjir bandang itu," tandasnya.

(mdk/rhm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.