Banjir di Kabupaten Cilacap meluas
Banjir di Kabupaten Cilacap meluas. Sudah tiga kecamatan yang terendam banjir dengan ketinggian permukaan air yang bervariasi.
Bencana banjir yang terjadi di wilayah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah meluas. Bencana banjir tersebut kini melanda tiga kecamatan yang meliputi Kecamatan Sidareja, Cimanggu dan Kroya.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap, Tri Komara Sidhy mengemukakan akibat hujan yang terus mengguyur Cilacap sejumlah desa di tiga kecamatan terendam banjir.
"Banjir merendam lahan persawahan di Dusun Karangtengah Kidul Desa Karangreja Kecamatan Cimanggu akibat jebolnya Sungai Cikawung yang terjadi pada Kamis malam," katanya kemarin.
Jebolnya tanggul di Sungai Cikawung terjadi di tiga titik dengan panjang jebolan mulai dari tujuh meter hingga 50 meter. Sekitar 150 hektare lahan sawah terendam air. Untuk menangani jebolnya tanggul di Sungai Cikawung, dibutuhkan karung plastik dan alat berat untuk penanganan sementara.
Selain itu di wilayah Kecamatan Sidareja, BPBD Cilacap mencatat 400-an lebih rumah warga di lima desa serta 180 hektare lahan sawah terendam banjir. Ia mengemukakan lima desa tersebut meliputi Desa Sidareja, Tinggarjaya, Gunungreja, Sidamulya dan Sudagaran.
"Selain itu, ada 43 jiwa yang mengungsi sementara di Aula Koramil Sidareja. Total ada 482 rumah dan 180 hektare sawah yang terendam," jelasnya.
Sementara itu, seorang warga Sidareja, Fadli (37) mengemukakan, air sempat surut sekitar 30 sentimeter. Namun, saat ini warga masih waspada, lantaran cuaca hujan masih terus terjadi. "Tadi siang sempat surut, namun saat ini cuaca masih mendung terus. Kalau hujan, ketinggian air bisa naik lagi," ujarnya.
Tak hanya itu, sejumlah desa di Kecamatan Kroya juga terdampak banjir. Dari catatan UPT BPBD Cilacap wilayah Kroya, air menggenangi wilayah pemukiman penduduk mulai ketinggian lima sentimeter hingga 40 sentimeter. Desa yang terdampak banjir meliputi Desa Mujur Lor tercatat 45 rumah terendam air dan ketinggian di jalan berkisar lima hinga 25 sentimeter.
Kemudian di Desa Nusawungu, tercatat dua dusun yang dihuni sekitar 160 keluarga terendam hingga ketinggian 40 sentimeter. Tak hanya itu, banjir juga terjadi di Desa Kedawung Kecamatan Kroya, tepatnya di Dusun Senangka. Dari informasi yang dihimpun BPBD Cilacap, 80 keluarga terendam air setinggi hingga 40 sentimeter di jalan dan di lingkungan.
Sebelumnya, hujan deras juga menyebabkan lima kecamatan dilanda bencana longsor. Bencana longsor tersebut terjadi di wilayah Cilacap bagian barat meliputi Kecamatan Karangpucung, Cimanggu, Majenang, Wanareja dan Cipari.(mdk/cob)