LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Banjir dan longsor rusak puluhan jembatan di Sukabumi

Banjir dan longsor rusak puluhan jembatan di Sukabumi. Sebagian jembatan sudah ada yang diperbaiki, namun sisanya ada yang dalam pembangunan serta membuat jembatan sementara.

2017-11-30 12:33:17
Banjir
Advertisement

Puluhan jembatan rusak akibat diterjang banjir dan tanah longsor di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Jembatan yang rusak tersebut seperti di Kecamatan Kadudampit, Parungkuda, Bojonggenteng, Kabandungan, Warungkiara, Bantargadung, Cisolok, Jampang Tengah, Nyalindung, Cibitung, Tegakbuleud, Sagaranten, dan Curugkembar.

"Jembatan yang rusak tersebut baik penghubung antarkampung, antardesa hingga ada juga yang antarkecamatan," kata Koordinator Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi Yana Rusyana di Sukabumi, Kamis (30/11).

Yana mengatakan, jembatan yang rusak berat berjumlah 17. Sementara jembatan yang mengalami rusak sedang ada delapan.

Data tersebut terhitung sejak Januari hingga petengahan November 2017. Sebagian jembatan sudah ada yang diperbaiki, namun sisanya ada yang dalam pembangunan serta membuat jembatan sementara.

Dia menambahkan, tidak semua jembatan yang rusak akibat bencana alam tersebut bisa diperbaiki melalui APBD Kabupaten Sukabumi. Sebab, ada juga jembatan yang wilayahnya masuk Provinsi Jabar.

"Jumlah ini masih sementara. Kerusakan tersebut selain kondisinya yang sudah usang tapi kebanyakan diterjang bencana seperti disapu banjir bandang maupun tertimbun longsor," kata Yana, seperti diberitakan Antara.

Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kabupaten Sukabumi Eka Widiaman mengatakan, pada penghujung November ini jembatan yang rusak bertambah satu unit di Kecamatan Ciracap sehingga totalnya mencapai 26 unit. Keberadaan jembatan bagi warga sebagai sarana yang penting karena merupakan akses lalu lintas, perdagangan, pendidikan, maupun pekerjaan mereka sehari-hari.

"Maka dari itu, menunggu perbaikan secara permanen biasanya kami yang dibantu relawan membangun jembatan darurat yang terpenting aktivitas warga tidak terganggu," katanya.

Baca juga:
Gubernur Ganjar minta warga waspadai siklon tropis
3 Kecamatan di Sidoarjo berstatus darurat banjir
Beralasan terbiasa kena banjir, 600 warga Bantul enggan dievakuasi
Hujan deras guyur Sidoarjo, 32 sekolah dasar terendam banjir
Paska banjir, warga Bantul panen ikan
Empat warga Wonogiri tewas akibat banjir dan tanah longsor
Ratusan warga Bantul terdampak banjir bertahan di Posko Pengungsian Kebunagung

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.