Banjir Bandang Landa Aceh Tengah, Puluhan Hektar Kebun Kopi Warga Rusak
BPBD Aceh Tengah dan masyarakat sementara tetap berjaga di tanggul sungai karena dikhawatirkan bila tanggul tersebut jebol, maka air akan memasuki permukiman penduduk. Jarak antara tanggul dengan rumah warga Paya Dedep dan sekitarnya hanya sekitar 200 meter.
Intensitas hujan deras dan angin kencang melanda wilayah Aceh Tengah dalam tiga hari terakhir. Akibatnya, anak sungai di Desa Paya Dedep, Kecamatan Jagong Jeget meluap dan menyebabkan banjir bandang.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa bencana tersebut. Namun puluhan hektare kebun kopi warga rusak dihantam banjir bandang.
"Banjir merendam kebun kopi warga seluas 20 hektar dan kebun palawija sekitar 2 hektar," kata Kepala Pelaksana BPBA, Ilyas, dikonfirmasi merdeka.com, Selasa (21/12).
Dia menyebut, BPBD Aceh Tengah dan masyarakat sementara tetap berjaga di tanggul sungai karena dikhawatirkan bila tanggul tersebut jebol, maka air akan memasuki permukiman penduduk.
Ilyas menjelaskan, jarak antara tanggul dengan rumah warga Paya Dedep dan sekitarnya hanya sekitar 200 meter.
"Informasi terakhir yang diterima Pusdalops BPBA banjir masih belum," ujarnya.
Sementara itu, di wilayah Jagong Jeget, Aceh Tengah, sampai saat ini dilaporkan masih diguyur hujan.
Baca juga:
3 Hari Diguyur Hujan Deras, 9 Kecamatan di Aceh Barat dan Nagan Raya Dilanda Banjir
Enam Kecamatan di Aceh Utara Terendam Banjir, Ribuan Warga Mengungsi
Banjir Landa Sejumlah Daerah di Aceh, Belasan Ribu Jiwa Terdampak
Banjir Melanda Aceh Selatan dan Tengah
Banjir Bandang Terjang Lokasi Wisata Gunung Pandan Aceh Tamiang, Satu Orang Hilang
Banjir Rendam 187 Rumah Warga di Aceh Tenggara