Banjir bandang di Bali hanyutkan puluhan babi dan ribuan ayam
Sedikitnya 11 rumah warga rusak dan penuh lumpur serta sampah. Empat rumah bantuan program Bali Mandara dari Pemerintah Provinsi Bali bersih disapu banjir bandang. Sepeda motor serta hewan ternak milik warga juga ikut hanyut.
Bencana datang dan mengejutkan warga desa Banyuning Utara, Kabupaten Buleleng, Sabtu (11/2). Saat cuaca cerah dan tidak ada hujan, banjir bandang justru memporak-porandakan rumah warga yang berdiri di pinggir sungai.
Sedikitnya 11 rumah warga rusak dan penuh lumpur serta sampah. Empat rumah bantuan program Bali Mandara dari Pemerintah Provinsi Bali bersih disapu banjir bandang.
"Cuaca panas pak. Tidak juga mendung. Ini pasti banjir kiriman dari atas sehingga sungai meluap. Air sampai 1,5 meter masuk ke rumah. Syukurnya semua selamat, cucu saya kebetulan ke Kota Singaraja," tutur Jero Mangku Brosa, Sabtu (11/2).
Sepeda, motor serta hewan ternak milik warga juga hanyut. Jero mengaku dua ekor sapi dewasa serta 10 ekor babi miliknya mati akibat banjir bandang ini. Tidak hanya ternak miliknya yang mati, ada 30 ekor babi milik warga bernama Gabus, 17 ekor babi milik Ketut Ribeng, serta 4.000 ayam potong milik pak Tamonop lenyap disapu banjir.
"Tidak ada yang bisa diselamatkan, semua hanyut. Ternak dan lahan kebun pisang habis rusak semuanya. Juga banyak rumah yang rusak," kata salah satu warga, Wayan Sudarma.
Warga berharap pemerintah setempat cepat tanggap dan terjun ke lokasi. Terlebih di wilayah Banyuning Utara ini ada beberapa tempat yang dijadikan sebagai Tempat Pemilihan Suara (TPS) untuk 15 Februari Pilkada Buleleng.
"Apa yang akan kami pilih kalau kondisi kami masih seperti ini," ucapnya.
Baca juga:
Kisah pasutri lansia bertahan hidup pasca benca di Jembrana
Disapu banjir bandang, objek wisata kebun raya Bedugul Bali ditutup
Mandi di Sungai Klepu, 2 warga hanyut diterjang banjir bandang
Puluhan rumah di Madiun terdampak banjir bandang
Banjir di Thailand tewaskan 21 orang dan menghancurkan pabrik karet