Banjir Bandang di Area Freeport, Akses Jalan Menuju Mile 74 Ditutup Sementara
Polisi terus berkoordinasi dengan manajemen PT Freeport Indonesia (PTFI) dan menunggu konfirmasi dari pihak investigasi internal PTFI untuk sama-sama masuk ke lokasi banjir. Polisi menyebut belum ada laporan korban jiwa akibat banjir tersebut.
Banjir bandang menerjang area Kasuang Mile Point (MP) 74, Distrik Tembagapura, Mimika Papua Tengah, Sabtu (11/2) sore. Banjir bandang itu menyebabkan jalan rusak hingga akses menuju Mile 74 saat ini ditutup sementara.
"Kita sementara belum bisa masuk ke area, itu kan area di 74, sementara di 72 sudah ditutup karena jalannya rusak," kata Kapolsek Tembagapura, AKP Ahmad Dahlan, Sabtu (11/2) Malam.
Polisi terus berkoordinasi dengan manajemen PT Freeport Indonesia (PTFI) dan menunggu konfirmasi dari pihak investigasi internal PTFI untuk sama-sama masuk ke lokasi banjir. Polisi menyebut belum ada laporan korban jiwa akibat banjir tersebut.
"Untuk korban jiwa belum ada. Informasinya karyawan dalam keadaan aman. Kita belum bisa laporkan kondisi terakhir karena kita belum bisa kesana, karena informasi kondisi jalan rusak jadi ditutup," ucap dia.
Eskavator Terbawa Arus Banjir
Sebelumnya, banjir bandang terjadi di area Kasuang, Mile Point (MP) 74, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Sabtu (11/2) sore.
Akibat peristiwa ini sejumlah alat berat seperti eskavator milik PTFI rusak akibat tertimbun material pasir dan bebatuan, maupun ikut terbawa arus banjir bandang yang bercampur material bebatuan.
Peristiwa banjir bandang terjadi sekitar pukul 17.00 WIT. Yang mana curah hujan di wilayah MP 74 sama seperti biasanya.
Hanya saja, area itu kerap terjadi musibah serupa yang ditambah berdekatan dengan lokasi air terjun yang aliran airnya turun dari dataran tinggi di atas MP 74.
Lokasi banjir bandang di Kasuang MP 74 disebut merupakan lokasi ware house, perkantoran maupun bengkel. Belum ada pernyataan resmi terkait kejadian tersebut dari manajemen PTFI.
(mdk/gil)