LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Banjarnegara Kekeringan, BPBD Salurkan 441 Tangki Air Bersih

"Total ritase pengiriman sejak penanganan adalah 441 tangki atau setara dengan 2.205.000 liter air bersih," kata Kepala Pelaksana Harian Kepala BPBD Banjarnegara Arief Rahman

2019-09-01 05:01:00
Kekeringan
Advertisement

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara, Jawa Tengah telah menyalurkan 441 tangki air bersih ke wilayah terdampak kekeringan. Pihaknya hari ini telah mendistribusikan air bersih ke Desa Kalitengah, Kecamatan Purwanegara, dengan menggunakan sejumlah tanki.

"Total ritase pengiriman sejak penanganan adalah 441 tangki atau setara dengan 2.205.000 liter air bersih," kata Kepala Pelaksana Harian Kepala BPBD Banjarnegara Arief Rahman di Banjarnegara seperti dikutip Antara, Sabtu (31/8).

Pihaknya terus mengintensifkan distribusi air bersih ke wilayah yang terdampak kekeringan guna membantu masyarakat yang membutuhkan.

Advertisement

"Kami juga tidak mengenal libur, misalkan hari ini, Sabtu, kami tetap melakukan pendistribusian air bersih ke sejumlah desa," katanya.

Selain itu, Desa Kaliajir Kecamatan Purwanegara tiga 3 tanki, Desa Kecepit, Kecamatan Punggelan dua tanki, dan Desa Petir, Kecamatan Purwanegara dua tanki.

"Jumlah pengiriman hari ini sebanyak sembilan ritase," katanya.

Advertisement

Dia mengatakan berdasarkan laporan terkini, ada 23 desa di 10 kecamatan yang mengalami kekeringan. Dia mengatakan wilayah terdampak kekeringan masih berpeluang untuk terus bertambah mengingat musim kemarau masih akan berlangsung hingga Oktober mendatang.

"Hingga Oktober diperkirakan curah hujan akan terus menurun sehingga kekeringan dan krisis air bersih dikhawatirkan terus meluas," katanya.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan wilayah Kabupaten Banjarnegara akan memasuki musim hujan mulai Oktober 2019.

Kepala Stasiun Geofisika Banjarnegara (BMKG Banjarnegara) Setyoajie Prayoedhi mengatakan tren curah hujan di wilayah Banjarnegara dan kabupaten lain di sekitarnya saat ini masih terus mengalami penurunan.

BMKG juga ikut mengajak masyarakat secara bijak menggunakan air guna mengantisipasi dampak kekeringan. "Curah hujan pada saat ini masih dalam kriteria rendah yakni di bawah 10 milimeter per dasarian, dengan demikian diharapkan masyarakat untuk bijaksana dalam penggunaan air," katanya.

Baca juga:
DPR Ingatkan Pemerintah Antisipasi Kemarau Panjang
30 Desa di Pati Kekeringan, Warga Cari Sumber Air ke Sawah
Pemerintah Diminta Perkuat Antisipasi Dampak Kekeringan ke Produksi Pangan
2.000 Hektare Sawah di Sumsel Terdampak Musim Kering
40 Hari Tak Turun Hujan, Sejumlah Daerah di Sumsel Mulai Alami Kekeringan

(mdk/ray)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.