LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Bangun SMA Pradita Dirgantara di Boyolali, TNI AU gandeng UNS

Bangun SMA Pradita Dirgantara di Boyolali, TNI AU gandeng UNS. SMA Pradita Dirgantara dibuka untuk lulusan SMP umum dari seluruh Indonesia. Seluruh biaya pendidikan akan ditanggung oleh pemerintah. Seluruh pendaftar, lanjut dia, akan dijaring 150 siswa terbaik.

2017-04-18 04:03:00
TNI AU
Advertisement

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) membangun Sekolah Menengah Atas (SMA) Pradita Dirgantara di Desa Ngesrep, Kecamatan Ngemplak, Boyolali. Pembangunan ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Kepala Staf TNI AU (KSAU) Marsekal Hadi Tjahjanto.

Hadi mengatakan, SMA Pradita Dirgantara merupakan sekolah pertama milik TNI AU. Gedung sekolah dibangun di atas lahan milik Lanud Adi Soemarmo, seluas 6 hektare. Nantinya pengelolaan sekolah akan berada di bawah Yayasan Ardhya Garini (Yasarini).

"Tahap pertama kita bangun ruangannya dulu, kemudian fasilitas-fasilitas utama. Fasilitas lain yang akan kita bangun gedung utama, asrama putra dan putri, gedung olahraga, kantin, masjid, gereja, pura dan perumahan guru," jelas Hadi di lokasi yang berada di depan Bandara Internasional Adi Soemarmo, Solo, Senin (17/4).

Hadi merinci, pembangunan SMA Pradita Dirgantara akan dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama seluas 3,2 hektare, sisanya pada tahun berikutnya. Ia menargetkan 2018 SMA Pradita Dirgantara sudah bisa menerima siswa baru.

"Pada pembangunan tahap kedua akan ditambah fasilitas-fasilitas lain," ungkapnya.

Kasau di peletakan batu pertama SMA Pradita Dirgantara

Ditambahkan Hadi, SMA Pradita Dirgantara dibuka untuk lulusan SMP umum dari seluruh Indonesia. Seluruh biaya pendidikan akan ditanggung oleh pemerintah. Seluruh pendaftar, lanjut dia, akan dijaring 150 siswa terbaik. Sedangkan untuk kurikulum hampir tak ada bedanya dengan sekolah sejenis lain.

"Kurikulumnya sama, tapi kita tambah nilai-nilai kedirgantaraan. Lulusan SMA Pradita Dirgantara nanti bisa melanjutkan ke akademi TNI, akademi kepolisian, atau di universitas," jelasnya.

Selain mengikuti kegiatan belajar, siswa juga bisa mengikuti kegiatan ekstrakurikuler. Antara lain olahraga, bela diri, aeromodelling dan kesenian.

Sebelum peletakan batu pertama, Hadi juga menandatangani MoU dengan Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Prof. Dr. Ravik Karsidi, MS. Keduanya menyepakati terkait penyediaan tenaga pengajar.

Ravik mengatakan, sesuai kesepakatan pengajar akan diambil dari lulusan FKIP UNS yang memenuhi persyaratan. Mereka harus menguasai Bahasa Inggris dan Teknologi Informatika (TI).

"Kita juga sepakat melakukan kerja sama untuk penyelenggaraan dan pengembangan pendidikan. Di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, pengembangan sekolah laboratorium (Lab. School), pengembangan kualitas sumber daya manusia serta kegiatan lainnya dalam bidang pendidikan," jelas Ravik.

Advertisement

Baca juga:
24 jet F-16, Apache dipastikan mendarat di Indonesia akhir tahun ini
Ini harapan masyarakat pada TNI AU di perayaan HUT ke-71
HUT ke-71, TNI AU berharap pesawat F5 segera diganti
Aksi manuver jet tempur meriahkan HUT ke-71 TNI AU
HUT ke 71, TNI AU tampilkan ragam atraksi menarik untuk masyarakat
6 Peterjun Paskhas TNI AU cidera gara-gara salah mendarat
Manuver jet tempur TNI AU hiasi langit Ibu Kota

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.