Bangun Flyover, Pemkot Solo Bakal Robohkan 377 Pohon
Meskipun merobohkan banyak pohon, Rudy meminta masyarakat tidak khawatir. Karena nantinya akan ada penggantian bibit tanaman 1:10. Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda).
Perlintasan sebidang Purwosari Solo, di Jalan Slamet Riyadi segera dibangun flyover. Sebanyak 337 pohon hijau di sekitar lokasi pembangunan jalan layang bakal dirobohkan. Udara di sekitar yang selama ini cukup sejuk terancam berubah panas.
Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo alias Rudy tak bisa berbuat banyak untuk melindungi 377 batang pohon yang merupakan turus jalan tersebut. Pohon-pohon tersebut ada di sebelah timur lampu merah Kerten hingga simpang empat Purwosari, di sisi utara maupun selatan jalan.
"Kami sudah melakukan sosialisasi terkait ini. Ini untuk kepentingan masyarakat, jadi penebangan pohon harus dilakukan. Kalau tidak, flyover tidak bisa dibangun," ujar Rudy, Rabu (8/1).
Meskipun merobohkan banyak pohon, Rudy meminta masyarakat tidak khawatir. Karena nantinya akan ada penggantian bibit tanaman 1:10. Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda).
"Nanti diganti dengan 3.770 tanaman baru. Ini sesuai Perda yang berlaku," katanya.
Pembangunan flyover atau jalan layang Purwosari, di Jalan Slamet Riyadi, Solo dimulai hari ini. Penandatanganan kontrak proyek senilai Rp104 miliar tersebut dilakukan di rumah dinas Wali Kota Solo Loji Gandrung, Rabu (8/1). Proyek dengan anggaran pusat itu ditargetkan selesai 20 Desember 2020.
Baca juga:
Pembangunan Toilet di Kebun Binatang Solo Ini Habiskan Biaya Rp650 Juta
Tak Gentar dengan Gibran, Purnomo Resmikan Rumah Aspirasi Pilkada Solo
Gibran Bikin Resah Petahana
VIDEO: Kereta Bandara Solo Mulai Beroperasi, Gratis Selama Dua Bulan
Liburan, Jokowi Momong Cucu
Selain Sniper, Polisi Tebar CCTV Mobile Saat Perayaan Malam Tahun Baru di Solo