LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Bangkai paus seberat 13,5 ton terdampar di Pantai Kuala Bagok

Paus sperma mati terdampar di Pantai Kuala Bagok, Kecamatan Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur, Sabtu (16/6). Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh masih melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan evakuasi.

2018-06-24 01:39:00
Paus Terdampar
Advertisement

Paus sperma mati terdampar di Pantai Kuala Bagok, Kecamatan Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur, Sabtu (16/6). Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh masih melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan evakuasi.

Kepala BKSDA Aceh, Sapto Aji Prabowo menyatakan, tim BKSDA Aceh bersama pihak terkait akan mengunjungi kembali lokasi bangkai paus di Pantai Kuala Bagok, untuk mengambil langkah selanjutnya.

"Sebaiknya bangkai paus itu dikuburkan atau ditenggelamkan," katanya.

Advertisement

Menurut dia, akibat tidak dikuburkan sejak terdampar, kini bau bangkai paus sperma tersebut semakin menyengat. Bahkan setiap pengunjung yang datang sudah mulai tercium bau busuk radius 1 kilometer sebelum sampai di lokasi.

"Di lapangan kita akan menindaklanjuti seraya melakukan koordinasi dengan Pemkab setempat dan masyarakat untuk sama-sama dilakukan penguburan," ujar Sapto.

Paus sperma dengan bobot 13,5 ton yang ditemukan mati terdampar di pinggir pantai Desa Baroh Bugeng Bagok, delapan hari lalu, kini masih dibiarkan membusuk.

Advertisement

Razali, warga setempat menghawatirkan, jika bangkai paus itu tidak dikuburkan maka akan mengganggu aktifitas petani tambak dan mengancam kesehatan warga.

Oleh karenanya, diharapkan pemerintah melalui BKSDA Aceh segera menguburkan bangkai paus sperma itu.

"Jarak antara bangkai paus dengan tambak hanya 30 meter. Jika air laut pasang otomatis airnya akan masuk ke tambak dan akan menjadi wabah penyakit terhadap budidaya tambak seperti ikan dan udang," tambah Razali.

Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Perwakilan Aceh Timur, Indra Kusmera saat dikonfirmasi justru mendesak petugas BKSDA Aceh segera menguburkan bangkai paus sperma yang masih terdampar di pantai itu.

"Sebelum paus sperma ini dikuburkan, sayogianya diambil sampel dari organnya untuk dilakukan uji laboratorium, sehingga hasilnya nanti akan diketahui publik penyebab kematian paus, apalagi di bagian punggung paus itu juga terlihat luka berukuran 1X1 meter yang kabarnya sudah ada sejak hari pertama terdampar," ujar Indra Kusmera.

Baca juga:
Paus ini mati usai telan 80 kantong plastik
Paus terdampar di Meksiko jadi pusat berfoto selfie warga
Bangkai paus pilot yang terdampar di pantai Barau ditenggelamkan dengan pemberat
Diberi pemberat, paus pilot terdampar di pantai Harapan Berau ditenggelamkan ke laut
Paus pilot ditemukan mati terdampar di pantai Harapan Berau
Lolos dari perburuan, paus berkepala melon terdampar di Pantai Oesapa

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.