Bangkai helikopter dievakuasi dengan cara dipotong-potong
Evakuasi badan pesawat helikopter itu dilakukan Sabtu dini hari dengan cara dipotong-potong menggunakan gergaji besi.
Badan Helikopter HA-5073 milik TNI AD yang jatuh di Dusun Kowang, Tamanmartani, Kalasan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Jumat (8/7) mulai dievakuasi. Evakuasi badan pesawat helikopter tersebut dilakukan sejak Sabtu dini hari dengan cara dipotong-potong menggunakan gergaji mesin.
"Sejak dini hari tadi sudah mulai dilakukan pemotongan badan helikopter. Kami tidak bisa melihat langsung karena lokasi dijaga petugas TNI AD, namun kami mendengar suara besi yang dipotong dengan pisau gerinda," kata warga setempat Priharyanto, Sabtu (9/7).
Potongan-potongan badan pesawat tersebut kemudian diangkut ke dalam tiga buah truk TNI AD milik Kodam IV Diponegoro.
"Potongan-potongan badan pesawat diangkut ke dalam truk secara manual dengan cara digotong puluhan tentara, karena mobil crane yang didatangkan tidak dapat masuk ke lokasi," katanya, seperti dilansir Antara.
Sampai berita ini ditulis ketiga truk pengangkut badan dan mesin helikopter masih berada di lokasi.
Sebelumnya, Helikopter milik TNI AD yang sedang melakukan patroli udara pengamanan kunjungan Presiden Joko Widodo di Solo dan Yogyakarta mengalami musibah jatuh di Dusun Kowang, Tamanmartani, Kalasan Jumat (8/7) sekitar pukul 15.00 WIB, sebelumnya diketahui baling-balinya sempat berhenti berputar. Helikopter dengan type Bell 205 A1 itu jatuh menimpa dua rumah warga.
Akibat insiden nahas itu, 3 orang dinyatakan meninggal dunia. Mereka di antaranya, Letda Cpn Angga Juang, Serda Yogi Riski Sirait dan Fransiska Agustin. Sementara, tiga orang lainnya yakni Kapten Cpn Titus Sinaga, Serka Rohmat dan Kopda Sukoco mengalami luka berat.
(mdk/noe)