LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Bangkai Gajah Yani akan dijadikan bahan penelitian

BBKSDA Jawa Barat juga sudah melakukan otopsi untuk mengetahui sebab kematian Gajah Yani.

2016-05-12 14:47:43
Kasus kebun binatang Bandung
Advertisement

Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat, Sylvana Ratina mengatakan bangkai gajah Sumatera bernama Gajah Yani bisa dijadikan bahan edukasi atau penelitian dan pembelajaran.

"Tadi tim sepakat untuk bangkai gajah, dagingnya akan dikubur di Kebun Binatang Bandung dan tulangnya akan diambil oleh Dinas Peternakan Provinsi Jabar dikubur di lahan mereka, dan suatu saat akan menjadi bahan edukasi," kata Sylvana Ratina di Bandung, Kamis (12/5).

Selain itu, pihaknya juga melakukan otopsi terhadap bangkai Gajah Yani untuk mengetahui penyebab kematian.

"Karena kalau secara fisik dia sakit, tapi sakit apa, nah mudah-mudahan itu bisa diketahui dengan cepat," jelasnya.

Sylvana menambahkan, jika otopsi selesai dilakukan maka Balai Besar KSDA Jawa Barat akan melakukan berita acara kematian Gajah Yani, dan akan dilaporkan kepada Dirjen Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam serta Kementerian Lingkungan Hidup untuk kemudian dikeluarkan rekomendasi.

"Sesuai dengan Permenhut 31 Tahun 2012 pasal 30, bahwa Bonbin Bandung memiliki kewajiban memelihara kesehatan satwa, menjaga kesejahteraan satwa, menyedia dokter hewan dan jika itu tidak dilakukan kami akan mengeluarkan sanksi administrasi teguran keras," papar Sylvana.

Menurutnya, teguran keras berupa lisan dan tertulis telah dibrerikan kepada Yayasan Margasatwa Tamansari selaku pengelola Kebun Binatang Bandung, pada Rabu (11/5).

"Karena untuk sanksi pencabutan (izin) ada kriteria yang harus kita lalui. Teguran keras ini diberikan waktu selama 30 hari dan itu harus ada perbaikan sangat signifikan akan dilakukan oleh pengelola. Kalau tidak kami akan minta arahan Pak Dirjen apa yang harus kami lakukan," ucapnya dilansir dari Antara.

Lebih dalam Sylvana mengungkapkan selama otopsi dilakukan oleh tim dokter gabungan Kebun Binatang Bandung dilakukan secara terbuka dan bisa dilihat langsung oleh masyarakat termasuk media massa.

Baca juga:
Begini kondisi mengenaskan Gajah Yani sebelum mati
Penyebab gajah Yani mati, radang di paru-paru, limpa & hati
Ridwan Kamil ajak netizen boikot Kebun Binatang Bandung
BKSDA Jabar ancam ambil satwa di Kebun Binatang jika tidak berbenah
Gajah Yani mati, bukti pengelola Bonbin Bandung tak profesional

Advertisement
(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.