Bandara Juanda & Abdul Rachman Saleh sewaktu-waktu bisa ditutup
Aktivitas penerbangan dari dan ke Bandara Juanda serta Abdul Rachman Saleh tergantung arah abu erupsi Gunung Raung.
Bandara Juanda Surabaya dan Bandara Abdul Rachman Saleh Malang masih berpotensi kembali ditutup. Semua tergantung arah pergerakan abu erupsi Gunung Raung. Bisa saja Kementerian Perhubungan dan otoritas bandara kembali menutup aktivitas penerbangan.
"Kita masih terus melakukan pemantauan. Kalau memang asap Gunung Raung mengarah ke Surabaya atau Malang, mau tidak mau kita akan tutup kembali," ujar Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur Wahid Wahyudi saat ditemui di Lamongan, Sabtu (18/7).
Akibat erupsi Gunung Raung di Bondowoso, bandara Juanda Surabaya dan Abdulrachman Saleh di Malang ditutup sejak Kamis (16/7) siang. Ratusan penumpang terlantar akibat penutupan dua bandara tersebut. Bandara Juanda baru dibuka kembali pada Jumat pukul 13.30 WIB, dan Abdulrachman Saleh pada Sabtu (18/7).
"Bandara Juanda sudah dibuka sejak kemarin, sementara Abdul Rachman Saleh Malang sudah dibuka sejak hari ini," katanya.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terus melakukan pemantauan. Pihaknya masih terus melakukan koordinasi dan setiap saat ada kemungkinan Bandara kembali ditutup.
"Selama operasi terakhir akan kita lakukan evaluasi, kita pantau. Sekarang sangat tergantung pada arah abu erupsi Gunung Raung, namanya gunung kapan dia berhenti, kapan selesainya kita tidak tahu," terangnya.