LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Bandar narkoba di Palembang jadi sponsor hajatan organ tunggal

Ironisnya, hiburan rakyat itu disponsori bandar narkoba dalam bentuk arisan.

2014-06-10 11:52:38
Kasus Narkoba
Advertisement

Kapolda Sumsel Irjen Pol Suad Usman Nasution menyebut fenomena organ tunggal yang makin mewabah di masyarakat makin mengkhawatirkan. Ironisnya, hiburan rakyat itu disponsori bandar narkoba dalam bentuk arisan.

Menurut Saud, arisan organ tunggal itu disponsori bandar narkoba bertujuan untuk mengedarkan barang haram tersebut kepada pecandu. Sebab, organ tunggal kerap dijadikan tempat paling efektif untuk mengonsumsi narkoba bagi penikmatnya, terutama dari kalangan anak muda.

"Saya sering mendapat laporan terkait fenomena seperti ini. Bandar mengedarkan narkoba dengan cara menggelar organ tunggal bahkan menjadi sponsor tuan rumah," ungkap Saud saat pemusnahan barang bukti narkoba di Mapolresta Palembang, Selasa (10/6).

Selain bandar narkoba, pemilik judi dadu guncang juga sering terlibat untuk menggelar acara hiburan. Bahkan, kata dia, dirinya pernah mendapati laporan ada kepala desa di Kabupaten Muara Enim yang menyandera kapolsek karena dilarang menggelar judi guncang.

"Kepala desa itu menggelar acara ulang tahun anaknya dan ada judi dadu guncang. Kapolsek yang turun malah disandera karena ingin menutup judi dadu itu. Sungguh ironi, kapolsek disandera kepala desa gara-gara dadu guncang," kata dia.

Oleh karena itu, pihaknya mengajukan usulan kepada DPRD Sumsel untuk membentuk peraturan daerah (Perda) untuk mengatur operasional organ tunggal dan judi dadu guncang. Dengan begitu, dapat meminimalisir organ tunggal sebagai tempat peredaran narkoba dan perjudian.

"Saya sudah layangkan permohonan kepada ketua DPRD Sumsel. Saya tunggu realisasinya," tukasnya.(mdk/hhw)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.