Bandar ganja 1,3 ton jaringan Aceh lari ke hutan saat diburu polisi
Bandar ganja 1,3 ton jaringan Aceh lari ke hutan saat diburu polisi. Ketiganya merupakan bandar berinisial MUN rekannya BM dan IL, yang melarikan diri ke hutan di wilayah Aceh saat anggota polisi melakukan perburuan.
Polisi memburu jaringan Aceh penyelundup ganja 1,3 ton ke wilayah Jakarta. Ketiganya merupakan bandar berinisial MUN rekannya BM dan IL, yang melarikan diri ke hutan di wilayah Aceh saat anggota polisi melakukan perburuan.
"Baru kejar mereka dan mereka lari ke hutan. Melarikan diri ke hutan ada tiga orang di Aceh besar dan Bireuen," kata Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Suhermanto di Mapolres Jakarta Barat, Kamis (4/1).
Ketiga buronan ini merupakan bandar pemilik ganja dan pemilik bengkel yang memodifikasi mobil boks pengantar barang haram tersebut. BM merupakan pengendali dan pemilik ganja dan IL berperan memodifikasi mobil untuk mengirim barang tersebut.
"Pemilik langsung sama pengendali. Ada satu bengkel yang modifikasi dua pengendali, sama owner," kata Suhermanto.
Ketiganya merupakan WNI asal Aceh. Pengakuan tersangka yang telah tertangkap tidak ada keterlibatan WNA. Namun polisi masih menyelidiki keterangan tersebut.
"Masih kita dalami, dia belum nyatakan bahwa WNA terlibat. Tapi kita tidak percaya, kita selidiki untuk mengungkap ada keterlibatan WNA," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono.
Sebelumnya, jajaran Polres Metro Jakarta Barat gagalkan penyelundupan ganja 1,3 ton asal Aceh. Sebuah mobil boks diamankan saat memasuki pelabuhan Bakauheni, Lampung, Minggu (31/1). Enam orang diringkus yaitu FA, YC, dan AS sebagai kurir dan RA, RS, dan GD sebagai pengendali asal Jakarta. Sementara tiga DPO masih dalam pengejaran di Aceh.
Baca juga:
Ini penampakan 1,3 ton ganja asal Aceh
Kapolda Metro: Saya perintahkan kalau ada bandar narkoba apalagi WNA, tindak tegas
Kronologi pengungkapan pengiriman ganja sebanyak 1,3 ton asal Aceh
Polres Jakbar bongkar 1,3 ton ganja selundupan asal Aceh