LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Balita di Bekasi Tewas Dianiaya Ayah Tiri

Kasus terungkap setelah Rumah Sakit Budi Asih melapor ke polisi karena curiga kematian korban tak wajar.

2019-08-28 20:56:04
Penganiayaan Balita
Advertisement

Balita perempuan berusia 15 bulan tewas mengenaskan di tangan ayah tirinya, Roni Andriawan. Korban, Dianwardah tewas setelah tubuhnya dilempar ke tembok hingga mengalami pendarahan parah di kepala.

Peristiwa ini terjadi di Desa Sukasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi pada Senin (26/8) pukul 16.00 WIB. Kasus terungkap setelah Rumah Sakit Budi Asih melapor ke polisi karena curiga kematian korban tak wajar.

"Diduga meninggalnya tidak wajar, selanjutnya menghubungi identifikasi Polres Metro Bekasi untuk dilakukan pengecekan dan kesimpulannya bahwa benar meninggalnya tidak wajar selanjutnya dibawa ke RS Polri Kramatjati untuk dilakukan autopsi," kata Kapolsek Serang Baru, AKP Wito dalam keterangan tertulisnya pada Rabu (28/8).

Advertisement

Wito melanjutkan, hasil olah tempat kejadian perkara terdapat kejanggalan. Adapun orang yang terakhir kali bersama korban adalah Roni Andriawan yang merupakan ayah tirinya. Karena itu, Roni segera dibawa ke Mapolsek Serang Baru.

"Kami koordinasi dengan Unit PPA Polrestro Bekasi dan gelar perkara karena keterangan Roni Andriawan selalu berbelit-belit," ujar dia.

Setelah hasil autopsi keluar, Roni tak dapat berkilah. Hasil autopsi menyebutkan penyebab kematian korban akibat kekerasan benda tumpul di kepala. Di organ otak ditemukan perdarahan luas pada rongga kepala dan pembengkakan otak bagian dalam sehingga meninggal dunia.

Advertisement

"RA mengakui kalau melakukan pelemparan korban sebanyak tiga kali dan dua kali kepalanya terbentur tembok," kata Wito.

Pengakuan Ayah Tiri

AKP Wito mengatakan, alasan tersangka tega melakukan perbuatannya karena merasa terganggu dengan keberadaan anak tirinya tersebut.

"Roni Andriawan ini sedang tiduran dan korban rewel karena memang sedang sakit," kata Wito.

Dia mengatakan, hasil olah tempat kejadian perkara, pelaku melakukan perbuatan kejinya ketika istrinya, DA (38) sedang berada di dalam kamar mandi. Pelaku melemparkan korban ke tembok sebanyak tiga kali, dua di antaranya mengalami pendarahan di kepala.

Usai melakukan perbuatannya, pelaku pura-pura tak tahu menahu kondisi anaknya yang lemas di kasur. Justru dia pura-pura bertanya penyebab anak tirinya lemas. Melihat itu, tersangka bersama istrinya membawa anak ke klinik di dekat rumah.

"Kemudian melihat kondisinya parah disarankan ke rumah sakit, tapi sampai ke RS. Budi Asih korban dinyatakan meninggal dunia," ujar dia.

Roni Andriawan sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mapolsek Serang Baru akibat perbuatannya.

Baca juga:
ART Tega Aniaya Balita di Seluruh Tubuh
Kesal Rumah Berantakan, Irus Aniaya Balita Pakai Tongkat dan Hanger
Gizi Buruk, Bayi Korban Aniaya Ayah Kandung di Kupang Masih Dirawat Intensif
Dianiaya Ayah Kandung, Bayi di Kupang Patah Tulang Kaki dan Tangan
Pelaku Penganiaya Anak di Kupang Ditangkap Polisi
Pengakuan Pasangan Suami Istri di Kukar Penganiaya Balitanya

(mdk/ray)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.