LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Baliho Puan Maharani di Klaten Ditempeli Poster Munir

Aksi menempel poster atau selebaran bernada sindiran kepada pemerintah terjadi di Kabupaten Klaten. Baliho Ketua DPR RI Puan Maharani pun turut menjadi sasaran penempelan.

2021-09-10 16:30:53
Baliho Capres
Advertisement

Aksi menempel poster atau selebaran bernada sindiran kepada pemerintah terjadi di Kabupaten Klaten. Baliho Ketua DPR RI Puan Maharani pun turut menjadi sasaran penempelan.

Berdasarkan pantauan merdeka.com, Jumat (10/9) pagi, penempelan poster setidaknya terjadi di daerah Babadan, Desa Teloyo Kecamatan Wonosari, atau Jalan Pakis-Baki, Solo. Sejumlah poster juga ditempel di baliho, tembok warga, rambu sekitar SPBU, dan lainnya.

Baliho "Kepak Sayap Kebhinekaan" bergambar Puan Maharani termasuk yang ditempeli poster. Di bagian bawah baliho Ketua DPP PDIP itu tertempel 4 poster dari kertas HVS.

Advertisement

Dua poster di antaranya bergambar Aktivis HAM Munir Said Thalib yang meninggal pada 7 September 2004 lalu. Poster tersebut bertuliskan "Pak Jokowi Siapa Dalang Pembunuhan Saya?".

Poster lain bertuliskan: "Dipaksa Sehat di Negara yang Sakit", "Sebagai Kasus Berat HAM, Tuntaskan!!", dan lainnya.

Advertisement

©2021 Merdeka.com

Seorang warga, Agung Asmoro (45), warga Gedongan Baki mengaku tidak mengetahui siapa yang menempel poster itu. Ia menduga selebaran ditempel pada malam hari saat suasana sepi.

"Saya nggak tahu siapa yang memasang Mas. Tapi dari kemarin sudah ada," katanya.

Ucapan senada disampaikan seorang tukang tambal ban di terminal Teloyo. Pria yang enggan disebut namanya ini mengaku sudah melihat poster tertempel di depan tempat kerjanya sejak kemarin.

"Kemarin pagi sudah ada. Nggak tahu siapa yang masang. Tahu-tahu saya buka sudah ada," katanya.

Aksi penempelan selebaran yang menyindir penanganan wabah Covid-19 tersebar di beberapa titik di Kabupaten Klaten, pertengahan Agustus lalu. Tulisan pada kertas itu ditempel di sejumlah tempat strategis di pinggir jalan raya. Ada yang berisi sindiran terhadap politisi hingga kebijakan pemerintah soal perpanjangan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat).

Selebaran yang ditempel di antaranya berbunyi: "17 Agustus Tahun ini Temanya 'Bertahan Hidup'". "Dipaksa Sehat di Negara Sakit", serta "PPKM Sampai Mampus", dan lainnya.

Baca juga:
PSI Soal Spanduk Anies Capres: Jangan Lupa Tanggung Jawab
Tanggapan Wagub DKI Soal Spanduk Anies Capres 2024
Gerindra Soal Spanduk Anies Capres 2024: Punya Potensi, Tapi Tak Semudah Itu
PKS Soal Muncul Spanduk 'Anies for Presiden 2024': Ini Bagian dari Demokrasi
NasDem Sambut Baik Spanduk Anies Capres: Bentuk Ekspresi Warga

(mdk/yan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.