Bahaya virus MERS, KBRI di Arab Saudi bagikan masker ke WNI
Ada 852 WNI tinggal di Arab Saudi. Mereka secara intensif diberikan pemahaman akan bahaya virus MERS-CoV.
Wakil Menteri Luar Negeri Indonesia Wardana mengatakan, tercatat hingga saat ini terdapat 1,1 juta warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Arab Saudi. Sebanyak 852 ribu di antaranya tinggal di Arab Saudi yang secara intensif diberikan pemahaman akan bahaya virus MERS-CoV.
"KBRI juga aktif lagi dengan sediakan masker-masker," kata Wardana di Gedung Kemenko Kesra, Jakarta, Senin (5/5).
Sementara itu, Kepala BNP2TKI Gatot Abdullah Mansyur mengatakan dengan adanya virus ini lembaganya semakin memperketat pengiriman TKI ke luar negeri dengan menyeleksinya terlebih dahulu di badan latihan kerja lembaganya.
"Tentunya kita punya perlindungan agar virus ini tidak masuk Indonesia dengan melakukan pemeriksaan pasca TKI dari luar negeri," katanya.
Gatot menambahkan, kendati akan memperketat lembaganya tidak membatasi sepenuhnya TKI Indonesia untuk bekerja ke negara-negara Timur Tengah. "Kemampuan tetap kita buka. Kalau tidak punya skill kita stop," ujarnya
Pastikan keselamatan WNI di Arab Saudi
Saat ini pengiriman WNI ke daerah timur tengah seperti Arab Saudi dan negara-negara konflik seperti Kuwait, Jordania, Uni Emirat Arab (UEA), sejak 2011 belum diberlakukan lagi. Pemerintah memastikan WNI yang berada di luar negeri termasuk di Arab Saudi aman. Meski pemberitaan mengenai virus MERS-CoV di negeri Arab itu tengah ramai diperbincangkan.
Tidak hanya soal pengamanan terhadap WNI yang berada di Luar negeri. Pemerintah juga menyatakan sejak 2011 tidak sembarangan WNI yang dikirim ke luar negeri.
"Ada virus ini, kita perketat lagi. Ada badan latihan kerja," ujar Gatot.
Baca juga:
Satu pasien tertular Flu Unta meninggal di Riyadh
Menkes ragu virus MERS-CoV disebarkan unta
Suspect MERS meninggal di RSUP Adam Malik Medan
Virus Mers mewabah, pemerintah bentuk posko WNI di Arab Saudi
Virus mirip SARS mulai menyebar ke Oman