Bahas vaksin MR, MUI akan undang Kemenkes
Ma'ruf mengatakan, bahwa makanan, obat-obatan hingga imunisasi harus mendapat sertifikat halal dari MUI. Termasuk untuk vaksin MR.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) berencana mengundang Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk membahas masalah vaksin Measles dan Rubella (MR) yang belum bersertifikat halal.
"Ya Kemenkes nanti bertemu dengan MUI, besok kita membicarakan," ungkap Ketua MUI Ma'ruf Amin di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (1/8).
Ma'ruf mengatakan, bahwa makanan, obat-obatan hingga imunisasi harus mendapat sertifikat halal dari MUI. Termasuk untuk vaksin MR.
Menurut Ma'ruf, apabila vaksin tersebut dipandang tidak halal tetapi sangat diperlukan maka akan dipikirkan cara lainnya.
"InsyaAllah tidak ada masalah-masalah krusial, MUI akan memberikan jalan keluarnya," terang Ma'ruf.
Sebelumnya, pemberian vaksinasi MR untuk masyarakat di Kabupaten Siak, Riau, ditunda. Penundaan ini dikarenakan zat yang terkandung dalam vaksin tersebut belum mendapatkan sertifikasi halal oleh MUI.
Reporter: Hanz Jimenez
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Menkes akui butuh kerja keras mendistribusikan vaksin ke daerah terpencil
18 Orang pemalsu vaksin di China segera ditahan
Sebaran Virus MR ditemukan di tiga Kabupaten di NTT, masyarakat diimbau vaksin
Anies Baswedan sebut pendatang baru di Jakarta wajib divaksin
Antisipasi rabies, Pemkot Solo vaksinasi dan pasang mikrochip anjing
Jemaah haji ikuti pemeriksaan kesehatan dan vaksinasi gratis di RSUD Tangsel